MUI JATIM – Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, KH Ma’ruf Khozin menuliskan cara menghindari debat kusir di Fecebook dengan judul ‘Diskusi Ilmiah Tentang Dalil’. Hal itu ia tuliskan di Fecebooknya Jum’at (08/04/2022).
“10 tahun lalu di awal punya akun FB saya melayani debat baik di kolom komentar, grup atau di messenger,” tulisnya.
Setelah Kiai muda alumni Pondok Pesantren Ploso Kediri ini tahu akun yang mendebatnya banyak yang palsu. Serta mencari jawaban masih browsing di google, tidak fokus pada satu topik pembahasan. Membuat Kiai Ma’ruf memutuskan untuk tidak lagi meladeni berdebat.
“Namun saya menulis tema yang dituduh bidah dan syirik secara singkat dan padat, mudah dibaca dan tidak bertele-tele,” terangnya.
Sejak saat itu jika ada akun yang tidak jelas yang mengotori Fecebooknya. Kiai Ma’ruf langsung memblokir. Hingga menyebabkan dirinya dituduh kalah Hujjah. “Ya betul, saya kalah Hujjah dengan mereka yang mengandalkan copy paste dan tidak pernah belajar ilmu Ushul Fiqh. Tidak apa-apa dituduh apapun silakan, wong buktinya mereka tidak menulis sanggahan secara utuh,” terangnya.
Founder Alif.id Hamzah Sahal turut berkomentar dengan membenarkan keputusan Kiai Ma’ruf yang menghindari perdebatan.
“Sudah betul, layanan debat harus ditutup Gus. debat itu mengurangi nikmat hidup aja,” tulis Hamzah Sahal
Sampai artikel ini ditulis, postingan Kiai Ma’ruf telah disukai 3,3 ribu serta 135 kali dibagikan. Tidak hanya itu komentarnya pun cukup banyak. Yakni 417 komentar yang beragam. Ada yang serius dan ada yang bercanda.












