MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Tanya Jawab Islam

Pembayaran Sistem COD

OlehAdmin
Sabtu, 20 Sep 2025 - 08:00 WIB
Ilustrasi COD. (Foto: SAP Xpress)
ShareTweetSend

Pertanyaan:

  1. Bagaimana hukum sistem pembayaran COD di marketplace jual beli online dengan fiturnya yang tersedia di marketplace tersebut.
  2. Bagaimana hukum pembulatan harga ketika pembayaran COD ( misal Harga sebuah produk Rp. 9.590 ketika pembayaran di bulatkan menjadi 10.000 ) apabila pihak pembeli sudah mengikhlaskan pembulatan harga tersebut.

Fadli, Jawa Tengah

Jawaban:
Saudara Fadli yang berbahagia.

1. Dalam pembayaran dengan system COD terdapat perbedaan pendapat. Imam Malik memperbolehkan pembayaran dengan system COD.

والطرق التجارية اليوم، التي تتم بين التجار ومندوبي الشركات، هل هي سلم؟. تجد التاجر يتفق مع مندوب الشركات على توريد سلعة معينة يتفقان عليها إما بالوصف أو بمشاهدة عينة نموذج منها. لكن لا يتم قبض القيمة في المجلس فعلى مذهب الشافعي لا يصح هذا العقد. لكن هناك أقوالا في المذهب الأخرى تحملهم. ومنهم مالك يقول: يجوز أن يتأخر قبضه يومين وثلاثة وأكثرما لم يكن ذلك شرطا

“Dan transaksi dagang yang terjadi saat ini, yang berlangsung antara para pedagang dan perwakilan perusahaan—apakah itu termasuk salam (jual beli dengan pembayaran di muka)? Kita dapati seorang pedagang membuat kesepakatan dengan perwakilan perusahaan untuk memasok barang tertentu yang telah mereka sepakati, baik melalui deskripsi (spesifikasi) atau dengan melihat contoh (sampel) barangnya. Namun, nilai barang tersebut tidak dibayar tunai di majelis akad (saat kesepakatan terjadi). Maka menurut mazhab Syafi‘i, akad seperti ini tidak sah, karena syarat dalam salam adalah pembayaran harga secara tunai di majelis akad. Namun, terdapat pendapat-pendapat lain dalam mazhab yang lebih longgar dalam hal ini. Di antaranya adalah pendapat Imam Mālik, yang mengatakan: “Boleh saja pembayaran ditunda dua atau tiga hari, atau lebih, selama penundaan itu tidak menjadi syarat dalam akad.” (Syarhul Yaqutin Nafis, jilid II, halaman 35).

Baca juga   Talak di Luar Pengadilan

Andaikan dikaitkan dengan larangan jual beli hutang dengan hutang ternyata tidak selamanya dilarang. Dalam kasus semisal hawalah, yang notabene termasuk jual beli hutang dengan hutang, ternyata diperbolehkan. Alasannya adalah karena butuhnya manusia pada akad itu.

والأصح أنها بيع دين بدين جوز للحاجة

“Dan pendapat Al-Ashah menyatakan bahwa akad hawalah tergolong jual beli hutang dengan hutang, namun dibolehkan karena kebutuhan manusia pada akad tersebut.” (Abu Bakar Syatha, I’anatut Thalibin, [Beirut, Darul Fikr lit Tiba’ah wan Nasyr wat Tauzi’: 1997 M], jilid III, halaman 89).

2. Pembulatan harga ketika pembayaran COD diperbolehkan bila ada dugaan kuat bahwa pembeli merelakannya. Hal ini berbeda-beda tergantung jumlah yang dibulatkan dan kondisi pembeli. Walaupun demikian alangkah lebih baik bila dijelaskan.

وسئل بما لفظه هل جواز الأخذ بعلم الرضا من كل شيء أم مخصوص بطعام الضيافة فأجاب بقوله الذي دل عليه كلامهم أنه غير مخصوص بذلك وصرحوا بأن غلبة الظن كالعلم في ذلك وحينئذ فمتى غلب على ظنه أن المالك يسمح له بأخذ شيء معين من ماله جاز له أخذه ثم إن بان خلاف ظنه لزمه ضمانه وإلا فلا . الفتاوى الفقهية الكبرى جـ 3 صـ 116

Ditanyakan perihal kebolehan mengambil sesuatu berdasarkan keyakinan akan kerelaan pemilik) dalam segala hal, ataukah hal itu khusus pada makanan jamuan saja? “Beliau menjawab: “Yang ditunjukkan oleh ucapan para ulama adalah bahwa hal itu tidak khusus pada makanan saja. Mereka secara tegas menyatakan bahwa dugaan kuat memiliki kedudukan seperti keyakinan dalam masalah ini. Maka, apabila seseorang memiliki dugaan kuat bahwa pemilik barang merelakan ia mengambil sesuatu yang tertentu dari hartanya, maka boleh baginya mengambilnya. Namun, jika ternyata kemudian terbukti bahwa dugaan itu keliru (pemilik tidak rela), maka ia wajib mengganti barang tersebut.

Baca juga   Apakah Islam Washathiyah Itu?

ويجوز للإنسان أخذ من نحو طعام صديقه مع ظن رضا مالكه بذلك ويختلف بقدر المأخوذ وجنسه وبحال المضيف ( قوله ويختلف ) أي ظن الرضا وعبارة غيره وتختلف قرائن الرضا في ذلك باختلاف الأحوال ومقادير الأموال اهـ إعانة الطالبين جـ 3 صـ 368

“Dan boleh bagi seseorang mengambil dari makanan temannya dan semisalnya, dengan adanya dugaan kuat bahwa pemiliknya merelakannya. Hal ini berbeda-beda tergantung jumlah yang diambil, jenis barangnya, dan kondisi tuan rumah.” (Penjelasan dari kalimat: ‘ويختلف’ / “dan hal itu berbeda-beda”)

Maksudnya: dugaan terhadap kerelaan pemilik bisa berbeda-beda tergantung: keadaan-keadaan yang melatarbelakangi, jumlah atau nilai barang yang diambil, jenis makanan/barang yang diambil, serta kondisi sosial antara pengambil dan pemilik.

Topik: halo MUI

Artikel Terkait

Urutan Mengusap Telinga dalam Wudhu

Urutan Mengusap Telinga dalam Wudhu

07/09/2026

Diana Pertanyaan: kenapa mengusap telinga dalam wuduk yg hukumnya sunnah, berada di dalam urutan wuduk,...

Hukum Menggambar, Animasi, Musik dan Nyanyian

Hukum Menggambar, Animasi, Musik dan Nyanyian

05/09/2026

Dhuha Permata Asri, Kota Depok Jawa Barat Pertanyaan: Assalamualaikum Uztad/Uztazah perkenalkan nama saya Dhuha Permata...

Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram

Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram

03/09/2026

Aunuddin, Bangkalan Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram Pertanyaan: Seorang pembimbing jamaah...

Bersentuhan Dengan Najis Yang Kering

Bersentuhan Dengan Najis Yang Kering

30/08/2026

Diana Pertanyaan: najis anjing dan babi adalah najis mugholladoh, pernah dengar najis bulunya apa bila...

Jual Beli Akun Di Google

Jual Beli Akun Di Google

28/08/2026

Ferry, Jawa Timur Pertanyaan : Apakah berjualan Akun Google / Gmail buatan kita sendiri menggunakan...

Status Darah Haidh

Status Darah Haidh

26/08/2026

Berliana, Banjarnegara Pertanyaan: Assalamualaikum wr wb, mohon maaf, izin bertanya, apakah flek coklat seperti ini...

Haidh Setelah Niat Ihram

Haidh Setelah Niat Ihram

20/08/2026

Purwanto, Sidoarjo Pertanyaan : Kalau orang sudah miqot umroh, kemudian mau melaksanakan towaf, tiba-tiba haid,...

Informasi Terbaru

Sinergi Ulama dan Umara, LAK-PB MUI Jatim dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Sinergi Ulama dan Umara, LAK-PB MUI Jatim dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

16/09/2026 - 09:24 WIB
Komisi Pendidikan MUI Jatim Gelar Rapat Koordinasi, Soroti RUU Sisdiknas dan Nasib Madrasah

Komisi Pendidikan MUI Jatim Gelar Rapat Koordinasi, Soroti RUU Sisdiknas dan Nasib Madrasah

15/09/2026 - 19:03 WIB
MUI Jatim Siapkan Buku Problematika Haji dan Umrah Lewat FGD

MUI Jatim Siapkan Buku Problematika Haji dan Umrah Lewat FGD

15/09/2026 - 17:05 WIB
MUI Jatim Gelar FGD Problematika Haji dan Umrah, Soroti Tren Umrah Mandiri

MUI Jatim Gelar FGD Problematika Haji dan Umrah, Soroti Tren Umrah Mandiri

15/09/2026 - 09:30 WIB
Setyo Budi Mularso Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf di Kantor MUI Jatim

Setyo Budi Mularso Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf di Kantor MUI Jatim

12/09/2026 - 15:52 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Urutan Mengusap Telinga dalam Wudhu

Hukum Menggambar, Animasi, Musik dan Nyanyian

Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram

Bersentuhan Dengan Najis Yang Kering

Jual Beli Akun Di Google

Fatwa MUI

Berita

Hukum Lomba 17-an Berbayar Menurut Keputusan MUI Jatim: Waspada Praktik Judi Terselubung!

11/08/2026
Fatwa

MUI Jatim Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika dan Konsumsi di Ruang Publik

08/07/2026
Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved