MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Tanya Jawab Islam

Orang Tua Penyandang Disabilitas Mental

OlehAdmin
Kamis, 15 Mei 2025 - 12:01 WIB
ShareTweetSend

Pertanyaan :

 

Di daerah asal saya terdapat dua kasus penyandang disabilitas mental yang memiliki anak.

Pertama, penyandang disabilitas mental yang cukup berat, sehingga harus dikontrol & disuntik rutin oleh pihak puskesmas setempat. Dia memiliki dua anak, sementara suaminya telah wafat. Selama ini, anaknya dirawat oleh nenek dan keluarga dari pihak ayah dan ibu. Ibu penyandang disabilitas mental itu tidak bekerja, hanya mengandalkan bantuan dari orang sekitar, sedangkan keperluan anaknya dipenuhi oleh keluarga yang merawatnya. Namun, saat penyandang disabilitas mental itu bertemu anaknya, naluri keibuannya terpancar. Beliau terlihat memperlakukan anaknya dengan penuh kasih sayang meskipun ada keterbatasan. Saat saya tanya kepada anak dari penyandang disabilitas mental, dirinya mengaku bahwa hak-haknya sudah terpenuhi. Bagaimana pandangan hukum Islam dalam melihat fenomena ini?

Kedua, orang tua penyandang disabilitas mental tidak terlalu parah. Beliau juga ditinggal wafat oleh suaminya. Saat ini beliau tinggal dengan anaknya yang masih usia sekolah. Beliau tidak mampu memberikan pendidikan bagi anak, seperti mengajar mengaji.  Anak tersebut sering menjadi korban kekerasan saat emosi orang tuanya kurang stabil, akibatnya si anak mengalami trauma dan stress. Selama ini anak itu telah memperoleh bantuan dari masyarakat melalui yayasan, namun tidak pernah diberi oleh pemerintah. Bagaimana pandangan fikih terhadap masalah ini? Mengingat orang tua penyandang disabilitas mental terkadang masih merasa kesulitan mengurus diri sendiri, namun ia dituntut untuk memberikan hak-hak anaknya. Anak itu tetap diasuh oleh ibu dengan keterbatasan, karena ibu tersebut tidak ingin berpisah dengan anaknya. (Nur Laili Hidayati)

 

Jawaban:

Saudari Nur Laili Hidayati yang baik.

 

Dalam kajian hukum Islam, penyandang sakit mental yang masuk kategori kronis seperti sering berbicara tidak jelas, diajak ngobrol tidak nyambung, maka ia statusnya  seperti  orang gila atau anak kecil yang belum baligh, sehingga semua tasharruf atau pengelolaan, termasuk tanggung jawab pada anak dikelola oleh keluarga atau lembaga pengasuhan anak yang kredibel, karena semua tasharrufnya dianggap batal.

Baca juga   Pembayaran Sistem COD

Namun jika penyakit mentalnya tidak terlalu parah atau hanya bersifat temporer, maka untuk langkah kehati-hatian sebaiknya anak dari orang yang menyandang penyakit mental tersebut  diasuh oleh keluarganya yang memiliki mental stabil, walaupun ia tetap diperkenankan untuk mengasuhnya saat keadaan normal.

 

المعتوه: هو من كان قليل الفهم، مختلط الكلام، فاسد التدبير لاضطراب عقله، سواء من أصل الخلقة، أو لمرض طارئ. فإن كان العته شديداً، والمعتوه غير مميز، فهو كالمجنون والصغير غير المميز، تكون تصرفاته كلها باطلة. الفقه الإسلامى وأدلته 5-438

 

Artinya: “Al-Ma‘tūh: adalah orang yang memiliki pemahaman yang lemah, bicaranya tidak teratur, dan buruk dalam mengatur urusan karena pikirannya kacau, baik karena sejak lahir memang demikian, maupun karena penyakit yang datang kemudian. Jika kebodohan itu parah, dan orang tersebut tidak dapat membedakan (antara baik dan buruk), maka ia seperti orang gila (majīnūn) atau anak kecil yang belum dapat membedakan, sehingga semua tindakannya dianggap batal (tidak sah). “ Al-Fiqh al-Islami wa Adzillatuhu 5 – 438

Topik: halo MUI

Artikel Terkait

Balut Filipina. (Foto: Umroh Halal)

Balut Filipina

07/10/2025

Pertanyaan: Bagaimana hukum makanan balut Filipina menurut fatwa MUI? Novi Widiyana, Sidoarjo   Jawaban: Saudari...

Orang tua sedih. (Foto: Tribun Belitung)

Persaudaraan Matahari

01/10/2025

Pertanyaan: Adik ipar saya perempuan berumur 30 tahun lulusan S1 perguruan tinggi negeri Surabaya belum...

Makam non muslim. (Foto: Antara News)

Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Non Muslim

30/09/2025

Pertanyaan: Bagaimanakah hukum mengucapkan belasungkawa dan turut berduka cita atas kematian non muslim seperti Paus...

Ilustrasi COD. (Foto: SAP Xpress)

Pembayaran Sistem COD

20/09/2025

Pertanyaan: Bagaimana hukum sistem pembayaran COD di marketplace jual beli online dengan fiturnya yang tersedia...

Ilustrasi. (Foto: Detik.com)

Rabu Wekasan

18/09/2025

Pertanyaan: Bagaimana tanggapan MUI tentang rabu wekasan? Moh. Fazal Muttaqun, Blitar.   Jawaban: Saudara Moh....

Bersalaman dengan Ibu Guru

Bersalaman dengan Ibu Guru

17/09/2025

Pertanyaan: Bagaimana hukum menyentuh/bersalaman kepada guru perempuan masa kecil setelah dewasa? Heru, Probolinggo   Jawaban:...

Shalat. (Foto: MUIJ/Jadwal Shalat Digital)

Shalat Jamak

21/05/2025

Pertanyaan: Assalamu’alaikum pak Kiai mau tanya sebuah  silang pendapat. Saya malam ini dalam perjalanan ke...

Informasi Terbaru

Sinergi Ulama–Umara Jadi Kunci Wujudkan Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara

Sinergi Ulama–Umara Jadi Kunci Wujudkan Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara

21/01/2026 - 10:05 WIB
Keistimewaan Bulan Sya’ban dan Amalan yang Dianjurkan

Keistimewaan Bulan Sya’ban dan Amalan yang Dianjurkan

19/01/2026 - 17:00 WIB
Jumat Terakhir Bulan Rajab, Baca Amalan Berikut Ini

Jumat Terakhir Bulan Rajab, Baca Amalan Berikut Ini

15/01/2026 - 20:00 WIB
SK MUI Provinsi Jawa Timur Masa Khidmat 2025-2030

SK MUI Provinsi Jawa Timur Masa Khidmat 2025-2030

14/01/2026 - 13:05 WIB
Sekum MUI Jatim: KUHP Baru Upaya Perlindungan dan Kemaslahatan Umat

Sekum MUI Jatim: KUHP Baru Upaya Perlindungan dan Kemaslahatan Umat

14/01/2026 - 11:14 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Balut Filipina

Persaudaraan Matahari

Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Non Muslim

Pembayaran Sistem COD

Rabu Wekasan

Fatwa MUI

Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
Fatwa

Rilis 2 : Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa: Youtuber dan Selebgram Wajib Zakat

30/05/2024
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved