MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Bayan

Hukum Melaksanakan Shalat Tahajud setelah Shalat Witir

OlehAdmin
Senin, 23 Feb 2026 - 15:01 WIB
Hukum Melaksanakan Shalat Tahajud setelah Shalat Witir
ShareTweetSend

Ramadhan merupakan bulan dilipatgandakannya pahala ibadah. Tak heran di bulan Ramadhan umat Islam semangat untuk menjalankan berbagai ibadah, mulai dari ibadah wajib seperti shalat 5 waktu, puasa, dan zakat hingga ibadah-ibadah sunnah seperti shalat tarawih, tahajud serta witir.

Shalat tahajud merupakan salah satu shalat sunah yang istikamah dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sehingga melaksanakan shalat ini sangatlah dianjurkan. Bahkan mengenai keutamaan melaksanakan shalat tahajud ini, Allah berfirman dalam Al-Qur’an sebagai berikut:  

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَاماً مَحْمُوداً  

Artinya: Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. (QS. Al-Isra’t: 79).  

Selain itu, shalat tahajud merupakan shalat yang memiliki ketentuan khusus, yakni harus dilakukan pada malam hari (setelah melaksanakan shalat isya) dan dilaksanakan setelah tidur, meskipun tidur dalam rentang waktu yang sebentar.    

Namun demikian, patut dipahami bahwa shalat tahajud meskipun dilaksanakan pada malam hari tapi bukan sebagai penutup shalat malam. Sebab shalat yang dianjurkan untuk menjadi penutup malam hari adalah shalat witir, hal ini seperti  yang dijelaskan dalam hadits:    

اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا    

Artinya: Jadikan shalatmu yang paling akhir di waktu malam berupa shalat witir. (HR Bukhari Muslim).    

Sedangkan tradisi yang berkembang di Indonesia pada saat bulan Ramadhan, seringkali shalat witir dilaksanakan langsung setelah melaksanakan shalat tarawih, sehingga hal demikian memunculkan problem tersendiri, yakni ketika seseorang ingin melaksanakan shalat tahajud sesudah itu.

Bolehkah shalat tahajud setelah shalat witir itu dilakukan? Jika diperbolehkan, apakah setelah shalat tahajud disunahkan untuk mengulang shalat witirnya lagi, agar shalat witir tetap menjadi penutup shalat malamnya?  

Baca juga   Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MUI Jatim Menghimbau Shalat Idul Fitri 1442 H di Rumah

Para ulama mazhab Syafii menjelaskan bahwa shalat tahajud setelah shalat witir adalah hal yang boleh-boleh saja dilakukan, sebab perintah untuk menjadikan shalat witir sebagai penutup malam hanya sebatas perintah yang bersifat anjuran, bukan kewajiban.   

Namun, hal yang baik bagi orang yang memiliki niat untuk shalat tahajud di malam hari adalah mengakhirkan shalat witir agar dilaksanakan setelah shalat tahajudnya dan menjadi penutup shalat malamnya. Jika ternyata ia telah melaksanakan shalat witir terlebih dahulu (seperti yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan) maka tidak perlu baginya untuk mengulang kembali shalat witir, bahkan menurut sebagian pendapat, mengulang shalat witir dihukumi tidak sah.  

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Syekh Ibrahim al-Baijuri sebagai berikut:     

ويسن جعله آخر صلاة الليل لخبر الصحيحين: اجعلوا آخر صلاتكم من الليل وترا. فإن كان له تهجد أخر الوتر إلى أن يتهجد، فإن أوتر ثم تهجد لميندب له إعادته، بل لا يصح، لخبر : لا وتران في ليلة اهـ  

Artinya: Disunahkan menjadikan shalat witir pada sebagai akhir shalat malam, berdasarkan hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: Jadikan shalatmu yang paling akhir di waktu malam berupa shalat witir. Apabila ia ingin melaksanakan shalat tahajud, maka shalat witirnya diakhirkan setelah tahajud. Namun jika ia melakukan shalat witir lebih dulu kemudian baru melakukan shalat tahajud, maka dia tidak disunahkan mengulang shalat witir, bahkan (menurut sebagian pendapat) tidak sah jika diulang, berdasarkan hadits: Tidak ada pelaksanaan shalat witir dua kali pada satu malam. (Syekh Ibrahim al-Bejuri, Hasyiyah al-Baijuri, juz 1, halaman: 132)    

Hal senada juga disampaikan dalam kitab Rahmah al-Ummah sebagai berikut:     

Baca juga   Wakil Presiden Mengajak Ulama Ikut Menanggulangi Pandemi Covid-19

وإذا أوتر ثمّ تهجّد لم يعده على الأصح من مذهب الشافعى ومذهب أبي حنيفة  

Artinya: Apabila seseorang telah melaksanakan shalat witir kemudian ia hendak bertahajud, maka shalat witir tidak perlu diulang menurut qaul ashah dari mazhab Syafii dan Mazhab Abi Hanifah. (Syekh Muhammad bin Abdurrahman, Rahmah al-Ummah, halaman: 55)     

Dapat disimpulkan bahwa melaksanakan shalat tahajud setelah shalat witir adalah hal yang tidak perlu dipermasalahkan dan tidak perlu untuk mengulang shalat witir lagi menurut qaul ashah (pendapat terkuat) dalam mazhab Syafii.     

Bila seseorang menyimpan niat kuat untuk melaksanakan shalat tahajud atau shalat sunnah lain di pertengahan malam, seyogianya tak buru-buru menunaikan shalat witir tepat selepas pelaksanaan isya atau tarawih; ditunda hingga selesai melaksanakan shalat tahajud atau shalat sunah lainnya. Dengan demikian ia akan meraih kesunnahan menjadikan shalat witir sebagai penutup shalat. Wallahu a’lam.       

 

Penulis: M. Ali Zainal Abidin, Anggota Komisi Fatwa MUI Jawa Timur

Topik: ibadahramadhan

Artikel Terkait

Produk AS Tak Wajib Bersertifikat Halal, MUI Jatim Tegaskan Pentingnya Proteksi Umat

Produk AS Tak Wajib Bersertifikat Halal, MUI Jatim Tegaskan Pentingnya Proteksi Umat

25/02/2026

Surabaya, MUI Jatim Wacana produk-produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tanpa kewajiban...

Tarawih cepat di Blitar. (Foto: Berita Satu)

Fenomena Tarawih Kilat di Blitar, Ini Penjelasan MUI Jatim

25/02/2026

Surabaya, MUI Jatim Tradisi Salat Tarawih kilat di Blitar sudah berlangsung ratusan tahun, tepatnya di...

Bijak Menggunakan Smartphone, Menjaga Pahala Puasa di Era Digital

Bijak Menggunakan Smartphone, Menjaga Pahala Puasa di Era Digital

24/02/2026

Oleh: Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, M.Si., Sekretaris Umum MUI Jawa Timur Perkembangan teknologi di...

Sambut Ramadhan 1447 H, MUI Jatim Ajak Umat Kedepankan Kebersamaan

Sambut Ramadhan 1447 H, MUI Jatim Ajak Umat Kedepankan Kebersamaan

18/02/2026

Surabaya, MUI Jatim Perbedaan penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian umat Islam di...

Pra Raker MUI Jatim: Prof. Abd. Halim Soebahar Tegaskan 7 Fungsi Strategis MUI

Pra Raker MUI Jatim: Prof. Abd. Halim Soebahar Tegaskan 7 Fungsi Strategis MUI

17/02/2026

Surabaya, MUI Jatim Wakil Ketua Umum Bidang Agama, Sosial dan Budaya MUI Jawa Timur, Prof....

Ilustrasi. Foto: Lazismu

Niat Puasa Ramadhan Satu Bulan Penuh Menurut Madzhab Maliki

17/02/2026

Dalam puasa yang bersifat wajib, seperti puasa Ramadhan, qadha, maupun nazar, seseorang harus melakukan niat...

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M

13/02/2026

Informasi Terbaru

Produk AS Tak Wajib Bersertifikat Halal, MUI Jatim Tegaskan Pentingnya Proteksi Umat

Produk AS Tak Wajib Bersertifikat Halal, MUI Jatim Tegaskan Pentingnya Proteksi Umat

25/02/2026 - 16:04 WIB
Tarawih cepat di Blitar. (Foto: Berita Satu)

Fenomena Tarawih Kilat di Blitar, Ini Penjelasan MUI Jatim

25/02/2026 - 10:50 WIB
Bijak Menggunakan Smartphone, Menjaga Pahala Puasa di Era Digital

Bijak Menggunakan Smartphone, Menjaga Pahala Puasa di Era Digital

24/02/2026 - 16:00 WIB
Hukum Melaksanakan Shalat Tahajud setelah Shalat Witir

Hukum Melaksanakan Shalat Tahajud setelah Shalat Witir

23/02/2026 - 15:01 WIB
Sambut Ramadhan 1447 H, MUI Jatim Ajak Umat Kedepankan Kebersamaan

Sambut Ramadhan 1447 H, MUI Jatim Ajak Umat Kedepankan Kebersamaan

18/02/2026 - 18:12 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Balut Filipina

Persaudaraan Matahari

Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Non Muslim

Pembayaran Sistem COD

Rabu Wekasan

Fatwa MUI

Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
Fatwa

Rilis 2 : Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa: Youtuber dan Selebgram Wajib Zakat

30/05/2024
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved