Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, KH Abd Halim Shoebahar mengapresiasi terlaksannya Musyawarah Daerah (Musda) MUI Situbondo yang dipusatkan di Aula Lantai II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Sabtu (30/07/2022).
“Musda MUI ini sangat luar biasa, sebab 17 pengurus MUI kecamatan hadir semua. Semoga Musda MUI ini berjalan sukses dan menjadi maslahah,” ucapnya.
Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN Khas) Jember itu menilai Musda MUI di Situbondo merupakan peristiwa penting sehingga harus menjadi teladan atau panutan dan begitulah seharusnya pengurus MUI adalah figur teladan di lingkungannya.
“MUI ini bukan ormas karena tidak memiliki masa. Pengurus MUI ini adalah sosok figur yang diteladani masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa MUI adalah wadah ulama, zu’amah (aktivis) dan cendekiawan musilim. Diharapkan pengurus yang sudah solid ini menjadi teladan untuk kepengurusan MUI daerah lain.
“MUI juga wadah silaturahim ulama, zua’ama dan cendekiawan muslim. Dan mewakili hubungan dengan luar negeri, serta wadah pemberi fatwa, diminta atau tidak,” tandasnya.
Sementara itu, Karteker MUI Situbondo, KH Ahsanul Haq mengaku bangga atas kekompakan MUI yang ada di setiap kecamatan, sehingga Musda MUI ini bisa digelar sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Aktifnya MUI di tingkat kecamatan menjadi wajib, karena menjadi syarat untuk menggelar Musda MUI. Dan Musda ini sudah kuorum,” ucapnya.
Penulis : Boy Ardiansyah












