SIDOARJO, KOMPAS.TV- Presiden Joko Widodo menemui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur, KH. Mutawakkil Alallah, beserta sejumlah Kiai, yakni Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo, KH. Salim Imron dan Rois Syuriah PCNU Sidoarjo, KH. Rofiq Sirodz di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin pagi (22/03).
Usia menemui sejumlah Kiai, Presiden Jokowi kemudian menyatakan bahwa Dewan Pimpinan MUI dan para Kiai di Jawa Timur menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca. Vaksin yang diproduksi oleh University of Oxford disebut halalan thayyiban.
“Tadi pagi, saya sudah bertemu dengan MUI Jawa Timur, sudah bertemu juga dengan kiai di Provinsi Jatim, mengenai vaksin AstraZeneca, beliau-beliau menyampaikan bahwa Jatim siap diberi vaksin AstraZeneca, dan segera akan digunakan di pondok pesantren – pondok pesantren yang ada di Jawa Timur,”kata Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi juga mengapresiasi respons baik MUI dan sejumlah kiai di Jawa Timur soal vaksin AstraZeneca. Jokowi pun langsung memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke Jawa Timur.
“Patut kita apresiasi dan tadi saya sudah memerintahkan kepada Menkes untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke Jawa Timur dan ke provinsi-provinsi lain,” ujarnya.
Selain bertemu Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur dan sejumlah Kiai, Jokowi juga meninjau vaksinasi massal dengan vaksin AstraZeneca di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (22/3/2021). Vaksinasi massal ini diikuti oleh 150 peserta. Mereka berasal dari kalangan pekerja publik, tokoh agama, hingga para atlet. Di saat bersamaan, beberapa lokasi lain di Kabupaten Sidoarjo juga akan menggelar vaksinasi massal serupa.
Kedatangan Jokowi ke Jawa Timur ingin memastikan proses vaksinasi berjalan baik. Kabupaten, rumah sakit hingga puskesmas dipastikan kesiapannya dalam program vaksinasi. “Sehingga kita harapkan ke depan vaksiansi nasional semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Jokowi.
Dalam kunjungannya di Jawa Timur, Presiden Jokowi ditemani oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (iim/infokom)












