MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Berita

Ketua MUI Jatim, Ramadhan Bulan Umat Islam Diklat Besar Internasional

OlehBoy Ardiansyah
Sabtu, 9 Apr 2022 - 21:26 WIB
Ketua MUI Jatim, Ramadhan Bulan Umat Islam Diklat Besar Internasional

KH Syafruddin Syarif

ShareTweetSend

MUI JATIM –  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Syafruddin Syarif menuturkan bulan Ramadhan adalah bulan dimana umat Islam seperti mengikuti diklat besar internasional. Semua umat Islam diwajibkan untuk berpuasa untuk menahan nafsunya. Baik nafsu makan, seksual maupun nafsu-nafsu lainnya yang menyebabkan manusia terjerumus ke dalam sebuah kenistaan.

“Alhamdulillah kita masih diberi umur panjang serta dalam keadaan sehat wal afiat di bulan suci Ramadan 1443 Hijriyah ini,” katanya.

Menurut Kiai Syafruddin  tujuan utama dari puasa adalah “La’allakum tattaqun” sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 (yang artinya): “Wahai orang-orang yang beriman. Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

“Artinya, ending puasa itu diharapkan kita menjadi orang-orang yang bertakwa. Takwa artinya tidak hanya beriman, tidak hanya percaya, tapi melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah, “ jelasnya.

Diharapkan dengan puasa ini akan tercipta karakter manusia-manusia baru, manusia yang mengerti akan kemanusiaan. Dinamisme akan tercipta di kalangan komunitas manusia, sehingga akan timbul semua budaya yang indah, budaya yang saling menolong dan budaya sabar. Itulah yang akan timbul ketika puasa itu dilaksanakan dengan sebenar-benarnya.

“Seseorang yang berpuasa akan menjadi sabar sebagaimana Rasulullah SAW mengatakan – Ketika kamu sedang berpuasa, dan ada orang mengajak kamu untuk bertengkar, maka katakan: Saya Sedang Berpuasa –  Artinya, sebagai manusia, kita tidak diperbolehkan untuk berkelahi, nafsu amarah harus benar-benar ditekan sehingga kita menjadi pemaaf dan mampu hidup berdampingan dengan siapapun, dan juga menjadi orang yang selalu husnudhon (berbaik sangka),” jelasnya

Ada kalanya, manusia yang satu dengan manusia yang lain saling membunuh hanya karena masalah kecil. Perang antara negara juga terjadi dan mungkin berdampak pada negara-negara lain. Maka diharapkan dengan adanya puasa, manusia menjadi sadar bahwa tidak ada perlunya untuk berperang dan tidak ada untungnya untuk bermusuhan. Siapa pun nantinya yang menang, sejatinya mereka itu kalah karena mereka memerlukan banyak biaya, kehancuran akan mereka rasakan.

Baca juga   Bahaya Pemasaran Agresif Susu Formula

Di sisi lain puasa juga disebut dengan sabar. Karena dari puasa ini akan timbul kesabaran, kesadaran dan perilaku yang saling menghargai antara yang satu dengan yang lainnya. Di manapun manusia berada, ketika dia sabar, ketika dia mampu menghadapi kebaikan dengan sebaik-baiknya, maka lingkungan tentu akan menjadi lebih baik.

“Sabar dibagi menjadi tiga macam. Sabar menghadapi musibah ketika kita diberi cobaan oleh Allah SWT, diuji oleh Allah SWT secara pribadi. Misalnya dengan diberi penyakit, banjir, tanah longsor dan hal-hal lain yang dikehendaki oleh Allah SWT. Kita harus menerima dengan sabar sehingga kita mampu menghadapi musibah dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Lalu dengan ini ketika manusia mengalami kegagalan, akan mudah untuk menyadari bahwa kegagalan saya adalah kesuksesan saya yang tertunda. Perasaan ini akan menimbulkan optimisme tinggi, sehingga kita akan bangkit. Jika semua orang memiliki optimisme yang tinggi, maka tidak akan ada yang menjadi pencuri dan tidak ada orang yang melakukan pelanggaran-pelanggaran, karena pelanggaran itu disebabkan ole keputusasaan seseorang.

“Nabi SAW telah memberitahu kita bahwa – Kemiskinan itu dekat kepada kekufuran – Artinya ketika seseorang diuji oleh Allah dan mereka tidak cukup kuat untuk menanggung ujian itu, maka seseorang itu dapat melakukan hal dosa seperti bunuh diri dan membunuh orang lain,” urainya.

Seseorang dapat melakukan perbuatan kriminal yang tentu akan menciptakan kehidupan masyarakat yang buruk. Sabar yang kedua, adalah sabar menjalankan perintah Allah. Jadi kita harus melakukan perintah Allah termasuk puasa meskipun lapar dan haus. Untuk melaksanakan perintah Allah, kesabaran untuk melakukannya adalah sesuatu yang tidak mudah.

“Misalnya ketika seseorang yang sedang berpuasa dalam perjalanan jauh dan situasi yang tidak mengenakkan, seperti terdapat godaan-godaan yang membuat kita tidak bisa menahan untuk melanggar perintah Allah. Begitu juga menjaga salat lima waktu. Hal ini tentu tidak mudah ketika kita sulit untuk sabar,” terangnya.

Baca juga   Ini Taushiyah MUI Terkait Cara Merayakan Idul Fitri Tahun Ini

Dalam melakukan perintah Allah, semuanya seakan akan ringan kita bisa sabar dan taat kepada Allah. Sebaliknya, tanpa kesabaran semua akan mejadi sulit. Ketiga, adalah sabar dalam menjauhi larangan Allah. Tidak sedikit manusia yang tergelincir dalam dosa karena mereka tidak sabar dalam rayuan dan nyanyian setan. Setelah mereka melanggar perintah Allah maka penyesalan akan terjadi. Tidak sedikit pengguna narkoba yang ketika tertangkap mereka mengaku khilaf dan tidak sadar. Kenyataannya hal itu dilakukan dengan kesadaran.

“Kita berharap dengan berpuasa kali ini, ketakwaan akan ada pada diri kita. Semoga Allah akan memberikan kesabaran kepada kita semua, sehingga hidup akan menjadi indah, penuh kedamaian, bahagia di dunia dan di akhirat. Semoga bermanfaat,” pungkasnya.

 

 

 

Artikel Terkait

MUI Jatim Gelar Rapat Penyusunan Buku Problematika Haji dan Umrah, Targetkan Jadi Rujukan Utama KBIHU

MUI Jatim Gelar Rapat Penyusunan Buku Problematika Haji dan Umrah, Targetkan Jadi Rujukan Utama KBIHU

07/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat pembahasan dan...

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

06/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur memberikan sorotan serius terhadap...

MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

05/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Dewan Pimpinan...

Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

03/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Prof. Dr. KH....

Tekan Angka Perceraian, PPRK MUI Jatim Gelar Webinar “Happy Home” untuk Bangun Ketahanan Keluarga

Tekan Angka Perceraian, PPRK MUI Jatim Gelar Webinar “Happy Home” untuk Bangun Ketahanan Keluarga

31/07/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Guna merespons dinamika dan tantangan keluarga pada era digital, Komisi Pemberdayaan...

Sekretaris MUI Bidang Fatwa Ingatkan GAPEMBI Tanggung Jawab Dunia Akhirat Program Makan Bergizi Gratis

Sekretaris MUI Bidang Fatwa Ingatkan GAPEMBI Tanggung Jawab Dunia Akhirat Program Makan Bergizi Gratis

31/07/2026

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan esensi fundamental dari kehalalan pangan dalam...

Pesan Ketum MUI Jatim untuk GAPEMBI Menyajikan Makanan Halal adalah Tanggung Jawab Dunia Akhirat

Pesan Ketum MUI Jatim untuk GAPEMBI Menyajikan Makanan Halal adalah Tanggung Jawab Dunia Akhirat

29/07/2026

SURABAYA, MUIJatim - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi...

Informasi Terbaru

MUI Jatim Gelar Rapat Penyusunan Buku Problematika Haji dan Umrah, Targetkan Jadi Rujukan Utama KBIHU

MUI Jatim Gelar Rapat Penyusunan Buku Problematika Haji dan Umrah, Targetkan Jadi Rujukan Utama KBIHU

07/08/2026 - 19:10 WIB
Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

06/08/2026 - 15:00 WIB
MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

05/08/2026 - 16:16 WIB
Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

03/08/2026 - 16:13 WIB
Tekan Angka Perceraian, PPRK MUI Jatim Gelar Webinar “Happy Home” untuk Bangun Ketahanan Keluarga

Tekan Angka Perceraian, PPRK MUI Jatim Gelar Webinar “Happy Home” untuk Bangun Ketahanan Keluarga

31/07/2026 - 19:43 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Jual Beli Piutang

Bank Konvensional

Panen Semangka Belum Untung, Apakah Tetap Wajib Zakat?

Menabung Emas Digital

Nasab Anak Zina

Fatwa MUI

Fatwa

MUI Jatim Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika dan Konsumsi di Ruang Publik

08/07/2026
Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved