MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Berita

Memahami 3 Momen Puasa Sunnah Bulan Muharram: Lafal Niat dan Referensi Kitab

OlehAdmin
Selasa, 23 Jun 2026 - 08:30 WIB
Memahami 3 Momen Puasa Sunnah Bulan Muharram: Lafal Niat dan Referensi Kitab
ShareTweetSend

Surabaya, MUI Jatim — Bulan Muharram menempati kedudukan istimewa dalam Islam sebagai salah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum). Salah satu amalan paling utama untuk mengawali pergantian Tahun Baru Hijriyah di bulan ini adalah melaksanakan ibadah puasa sunnah. Bahkan, berpuasa di bulan ini menduduki derajat paling utama setelah puasa wajib di bulan Ramadhan.

Berdasarkan tinjauan syariat, terdapat 3 momen puasa sunnah yang dapat diamalkan oleh kaum muslimin di bulan Muharram. Berikut adalah rincian tata cara niat, keutamaan, beserta rujukan hadis dan kitab kuningnya:

1. Puasa Sunnah Muharram (Umum / Sepanjang Bulan)

Momen pertama adalah puasa sunnah mutlak yang tidak terikat oleh tanggal tertentu, melainkan dapat dikerjakan di hari apa pun sepanjang bulan Muharram sesuai kadar kemampuan (satu hari, beberapa hari, atau memperbanyak sepanjang bulan).

Referensi Kitab

  • Dalil Utama: Rasulullah SAW bersabda: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram.” (HR. Muslim).

  • Rujukan Penjelasan Ulama:

    • Imam as-Shan’ani (w. 1182 H) dalam kitab At-Tanwir Syarh al-Jami’ as-Shagir (vol. 2, h. 568) menjelaskan bahwa penyandaran Muharram sebagai Syahrullah (bulan Allah) adalah bentuk pengagungan atas kemuliaannya. Nabi SAW banyak berpuasa di dalamnya guna mengawali tahun dengan perbuatan khair (kebaikan).

    • Syekh Ibn Hajar al-Haitami (w. 974 H) dalam Al-Minhaj al-Qawwim (vol. 1, h. 264) menegaskan dalam fiqih Mazhab Syafi’i bahwa berpuasa di bulan-bulan haram—termasuk Muharram—hukumnya disunnahkan, dan merupakan bulan paling utama berpuasa setelah Ramadhan.

    • Syekh Abdurrauf al-Munawi (w. 1031 H) dalam Faidh al-Qadir Syarh al-Jami’ as-Shagir (vol. 6, h. 162) mengaitkan ganjaran 30 kebaikan per hari tersebut dengan posisi Muharram sebagai gerbang pembuka tahun.

    • Imam Ibn Rajab al-Hanbali (w. 795 H) dalam Lathaif al-Ma’arif (vol. 1, h. 67) menyatakan bahwa waktu yang paling utama untuk memperbanyak puasa Muharram adalah pada sepuluh hari pertamanya.

Baca juga   Khofifah Indar Parawansa: PKU MUI Jatim Perkuat Jatim sebagai Gerbang Nusantara

Lafal Niat

Para ulama menganjurkan melafalkan niat secara lisan guna membantu menghadirkan niat di dalam hati:

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumal Muharrami lillahi Ta’ala. Artinya: “Saya niat puasa Muharram karena Allah Ta’ala.”

2. Puasa Tasu’a (Tanggal 9 Muharram)

Momen kedua adalah Puasa Tasu’a yang dikerjakan secara spesifik pada tanggal 9 Muharram.

Keutamaan & Referensi Kitab

  • Hikmah Pembeda: Diwasiatkan oleh Nabi SAW sebagai bentuk menyelisihi (agar tidak serupa dengan) kaum Yahudi dan Nasrani yang hanya mengagungkan tanggal 10 Muharram saja. Penjelasan ini dijabarkan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab al-Majmu’ (juz 6, hlm. 383).

  • Dalil Hadis: Ketika para sahabat melapor bahwa hari Asyura sangat diagungkan Yahudi dan Nasrani, Rasulullah SAW bersabda: “Pada tahun depan insya Allah, kita akan berpuasa pada hari ke sembilan (Muharam).” Namun sebelum tiba tahun berikutnya, Rasulullah SAW wafat. (HR. Muslim).

Lafal Niat

Jika niat dilakukan di malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ. Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT.”

Jika niat baru dibaca pada siang hari (sebelum tergelincirnya matahari, dengan catatan belum makan/minum sejak subuh):

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Tasu’a hari ini karena Allah SWT.”

3. Puasa Asyura (Tanggal 10 Muharram)

Momen ketiga sekaligus yang paling populer di tengah masyarakat adalah Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

Keutamaan & Referensi Kitab

  • Penebus Dosa Setahun: Nabi SAW bersabda: “Adapun puasa pada hari Asyura, aku memohon kepada Allah agar puasa tersebut bisa menghapus dosa setahun sebelumnya.” (HR. Muslim no. 1162).

  • Rincian Ampunan Dosa: Imam an-Nawawi (w. 676 H) dalam al-Minhaj Syarh Shahih Muslim (juz 8, hlm. 51) memberikan catatan penting: dosa yang diampuni melalui puasa ini adalah dosa-dosa kecil. Jika hamba tersebut tidak memiliki dosa kecil, maka puasa ini diharapkan memberi keringanan atas dosa-dosa besarnya, atau menjadi sarana pengangkatan derajatnya. Adapun pengampunan total atas dosa besar tetap membutuhkan taubat nasuha.

  • Antusiasme Nabi SAW: Ibnu Abbas RA berkata: “Tidak pernah aku melihat Nabi SAW sengaja berpuasa pada suatu hari yang Beliau istimewakan dibanding hari-hari lainnya kecuali hari ‘Asyura’ dan bulan ini, yaitu bulan Ramadan.” (HR. Bukhari).

Baca juga   Pemilihan Ketua Umum Baru MUI akan Dilaksanakan Malam Ini

Lafal Niat

Jika niat dilakukan di malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ. Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Swt.”

Jika niat baru dibaca pada siang hari (sebelum matahari tergelincir):

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Asyura hari ini karena Allah SWT.”

Catatan Penutup: Kesatuan Keutamaan Muharram

Sering kali masyarakat awam menduga bahwa anjuran puasa Muharram hanyalah pada tanggal 9 (Tasu’a) dan 10 (Asyura) saja. Menanggapi hal ini, Imam an-Nawawi dalam al-Minhaj Syarh Shahih Muslim Ibn Hajjaj (juz 8, hlm. 55) menegaskan bahwa hadis riwayat Muslim di atas menunjukkan keutamaan berpuasa di bulan Muharram seluruhnya, bukan hanya pada hari kesepuluh.

Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum memperbanyak amal ketaatan sebagai langkah nyata memperbaiki diri. Wallāhu a‘lam bis ṣhawāb.

Topik: asyuramuharramMUIMUIJatimpuasapuasasunnahtasyuaUlama

Artikel Terkait

Bank Konvensional

Bank Konvensional

06/08/2026

Berliana, Banjarnegara Pertanyaan: di rumah saya ada barang - barang (seperti mobil, makanan, baju, dll)...

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

06/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur memberikan sorotan serius terhadap...

Panen Semangka Belum Untung, Apakah Tetap Wajib Zakat?

Panen Semangka Belum Untung, Apakah Tetap Wajib Zakat?

06/08/2026

Pertanyaan: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya seorang petani semangka. Mohon penjelasan mengenai zakat hasil pertanian. Contohnya,...

MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

05/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Dewan Pimpinan...

Menabung Emas Digital

Menabung Emas Digital

05/08/2026

Qoidul Muttaqin, Probolinggo Jawa Timur Assalamualaikum, saya Qoidul Muttaqin ingin bertanya mengenai hukum menabung emas...

Nasab Anak Zina

Nasab Anak Zina

04/08/2026

Muhammad Kurdi, Malang Pertanyaan : bagaimana status nasab anak zina terhadap bapak biologisnya yang telah...

Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

03/08/2026

SURABAYA, MUI Jatim - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Prof. Dr. KH....

Informasi Terbaru

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

Kawal RUU Sisdiknas, MUI Jatim Segera Gelar Halakah Tolak Diskriminasi Pendidikan Agama

06/08/2026 - 15:00 WIB
MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

MUI Jatim Gelar Tasyakuran Milad ke-51 dan Luncurkan Majalah “ULAMAUNA”

05/08/2026 - 16:16 WIB
Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

Hadiri Dialog Kebangsaan Polda, Ketua Umum MUI Jatim Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah

03/08/2026 - 16:13 WIB
Tekan Angka Perceraian, PPRK MUI Jatim Gelar Webinar “Happy Home” untuk Bangun Ketahanan Keluarga

Tekan Angka Perceraian, PPRK MUI Jatim Gelar Webinar “Happy Home” untuk Bangun Ketahanan Keluarga

31/07/2026 - 19:43 WIB
Sekretaris MUI Bidang Fatwa Ingatkan GAPEMBI Tanggung Jawab Dunia Akhirat Program Makan Bergizi Gratis

Sekretaris MUI Bidang Fatwa Ingatkan GAPEMBI Tanggung Jawab Dunia Akhirat Program Makan Bergizi Gratis

31/07/2026 - 09:00 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Bank Konvensional

Panen Semangka Belum Untung, Apakah Tetap Wajib Zakat?

Menabung Emas Digital

Nasab Anak Zina

Balut Filipina

Fatwa MUI

Fatwa

MUI Jatim Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika dan Konsumsi di Ruang Publik

08/07/2026
Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved