Lumajang, MUIJatim.or.id
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lumajang menggelar koordinasi dan halal bihalal pada Rabu (08/06/2022) di Pendopo Arya Wiraraja. KH Ahmad Hanif, Ketua Umum MUI Kabupaten Lumajang mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menguatkan fungsi MUI di kabupaten maupun kecamatan.
“Kegiatan ini dapat menguatkan fungsi MUI di kabupaten maupun kecamatan yaitu sebagai khodimul ummah yaitu pelayan masyarakat dan shodiqul hukumah yaitu mitra pemerintah,” katanya.
Kiai Hanif mengungkapkan bahwa MUI harus membuktikan dua peran itu dengan baik.
“Kemarin kita diuji Allah dengan Covid-19, sekarang kita diuji dengan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi dan kambing padahal sebentar lagi kita memperingati Hari Raya Idul Adha,” ungkapnya.
Untuk itu, MUI Kabupaten Lumajang terus berikhtiar agar virus tersebut tidak semakin meluas.
“Umat kita ingin ibadah Idul Adha maka kita berikhtiar agar virus ini tidak semakin meluas sehingga masyarakat bisa melakukan sunnah kurban. Salah satunya dengan membagikan fatwa terkait kurban,” terang Kiai Hanif.
Dalam acara yang sama, Thoriqul Haq Bupati Lumajang meminta kepada MUI Kabupaten Lumajang untuk melakukan pendampingan menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Karena tidak semua orang membaca dan mengerti fatwa MUI. Kamu mohon dibantu untuk sosialisasi bagaimana hewan kurban yang sah untuk kurban apalagi saat merebaknya PMK,” ujarnya.
Dirinya juga berharap masyarakat dapat saling membantu menghadapi wabah ini.
“Pemkab Lumajang sudah berikhtiar mencari titik temunya, jika masyarakat ingin berkurban saran kami membeli sapi di peternak. Kami harapkan masyarakat saling membantu agar semua berjalan dengan baik,” harapnya.












