MUI JATIM – Ketua Majelis Ulama (MUI) Jatim KH Hasan Mutawakkil ‘Alallah berharap pemerintah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama bulan Ramadhan. Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jatim tersebut berharap umat islam bisa beribadah dengan tenang di saat bulan Ramadhan.
“Ya itu harapan kita kebijakan itu dicabut. Mudah-mudahan Ramadhan dalam keadaan aman. Kita menyadari bahwa bagaimana pun juga menjaga keselamatan jiwa, tapi juga menjaga stabilitas negara di antaranya stabilitas ekonomi, itu bukan hanya kewajiban kebangsaan dan kemasyarakatan, tapi juga kewajiban agama,” kata Kiai Mutawakkil usai acara pemancangan papan nama pembangunan Kantor MUI Jatim di Jalan Raya Wisma Pagesangan, Surabaya, Kamis (17/3/2022).
Kiai Mutawakkil melihat, tambahan kasus Covid-19 harian saat ini sudah mulai melandai. Terbaru pada Kamis (17/3) ini, tambahan kasus Covid-19 seluruh Indonesia sebanyak 11.532.
“Setelah kita lihat ternyata pandemi Covid-19 harian Omircon dan varian lainnya kan turun landai ini sekarang. Kondisinya tidak mengkhawatirkan, oleh karena itu memang para otoriras yang terkait penanganan pandemi mungkin menganggap PPKM selama Ramadhan itu dilepas, itu harapan kami,” tegasnya.
Dengan dicabutnya PPKM, Kiai Mutawakkil berharap umat islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang, seperti sebelum adanyan pandemi.
“Supaya umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa seperti biasa, tarawihnya, tadarusnya, itu bisa melaksanakan seperti biasanya,” ungkapnya.
Kiai Mutawakkil juga meminta jika PPKM dicabut, maka masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan. “Cuma saya harapkan tetap kehati-hatiannya cuci tangan, pakai masker,” imbuhnya.
Kiai Mutawakkil juga berharap umat Islam bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang selama bulan Ramadhan tanpa ketakutan penyakit menular.
“Kepada seluruh umat Islam mudah-mudahan dengan kehadiran bulan mulia Ramadhan, Allah melimpahkan rahmat kepada kita semua. Sehingga, umat Islam, warga Indonesia bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang, khusyuk tanpa dibayangi penyakit menular. Dan saya harapkan walaupun PPKM dilepas, hendaknya kita ikhtiar, hati-hati pakai masker dan cuci tangan,” tandasnya.












