Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Cholil Nafis mendapat kesempatan menjadi imam shalat Maghrib di Masjid Nabawi Madinah, Arab Saudi Jum’at (26/02/2022).
“Pada siang harinya saya berkesempatan untuk shalat di Raudhah ketika orang-orang dibatasi untuk masuk Raudhah bahkan dilarangnya seusai shalat jum’at. Itu berkat bantuan kementerian Informasi Kerajaan Arab Saudi,” tulisnya dalam akun Instagram pribadinya @ cholilnafis dengan vidio 1 menit 10 detik Sabtu (26/02/2022)
Kiai yang merupakan alumni Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan ini menceritakan dirinya
terlambat berjemaah di Masjid al-Nabawi yang kemudian saya didaulat menjadi imamnya.
Sebelumnya pada sore hari seusai shalat Ashar Kiai Cholil dan teman-temannya difasilitasi ziarah ke Jabal Uhud dan kebun kurma. Kemudian ke masjid Quba,
“Namun saya dan teman ijin tidak ikut ke Masjid Quba’ karena ingin shalat maghrib dan isya’ di Masjid Nabawi,” terangnya.
Namun Kiai Cholil belum beruntung, pasalnya sesampainya di hotel Darut Taqwa tempat dirinya menginap ternyata iqamah shalat maghrib sedang dikumandangkan.
Dirinya pun kemudian turun dari kamar menuju Masjid Nabawi saat para jamaah pulang dan keluar dari masjid.
“Kami sepakat untuk shalat magrib bersama yg dilanjutkan dangan i’tikaf sampai shalat isya’ di Masjid Nabawi. Nah saat shalat berdua itulah saya didaulat oleh Mas Toto untuk menjadi imamnya shalat maghrib,” kisahnya.
Dalam vidionnya, Kiai Cholil optimis tahun depan akan diselenggarakan ibadah haji dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Pasalnya kondisi di Masjid Nabawi sudah mulai normal untuk para peziarah, namun tetap prokes.
“Seperti saat shalat juga berjarak, tidak rapat. Ini untuk tetap mengantisipasi penularan Covid tetapi tidak takut berlebihan sehingga dapat melaksanakan ibadah,”
Diketahui Kiai Cholil berada di Arab Saudi untuk menghadiri acara Ihtifal biyaumit ta’sis Mamlakah al-‘Arabiyah al-Su’udiyah di Riyadh. Kiai Cholil juga seblumnya disambut oleh Dita Besar Republik Indonesia di Arab Saudi, H Abdul .












