Malang, MUIJatim.or.id
Tragedi kanjuruhan pasca pertandingan Arema FC dan Persebaya pada Sabtu (01/20/2022) masih menyisakan duka yang mendalam.
KH Moh Hasan Mutawakil Alallah, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur turut berduka dan menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas tragedi yang menewaskan 127 korban.
“Semoga mereka husnul khatimah. Amin Ya Rabbal Alaamin,” ujarnya, Senin (03/10/2022).
Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo itu menyebutkan kerusuhan tersebut adalah tragedi kemanusiaan.
“Tragedi kanjuruhan adalah tragedi kemanusiaan. Peristiwa tersebut bukan konflik antarsuporter,”
Ia meminta agar mekanisme penyeleggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia dievaluasi dan diperbaiki dengan menyeluruh agar kejadian naas tidak terulang lagi.
“Karena itu, MUI Jatim berharap harus dilakukan evaluasi menyeluruh atas mekanisme penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional agar ke depan tidak terjadi lagi,” pungkasnya.












