PROBOLINGGO, MUIJatim – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo periode 2020-2025 akhir dikukuhkan. Kegiatan itu dilangsungkan di Pondok Pesantren Raudlatul Muttaqin di Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo asuhan KH. Tajul Mafakhir Al Ishaqy, Sabtu (4/3/2021) siang.
Dewan Pimpinan MUI Kota Probolinggo dikukuhkan oleh Ketua MUI Jawa Timur Drs. KH. Syafruddin Syarif. Dalam sambutannya, Kiai Syafruddin mengajak MUI untuk menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat di wilayah Kota Probolinggo. Ia juga meminta MUI memberikan ajaran Islam yang benar.
“MUI harus menjadi penuntun yang tepat sebagaimana Islam yang diajarkan oleh Rasullah SAW. Sebarkan perdamaian, sebarkan keselamatan, berdakwah itu merangkul bukan memukul,” imbau Kiai Syafruddin.
Ulama kharismatik ini juga meminta MUI Kota Probolinggo menjalankan tugas sepenuh hati. Ia juga menyinggung tugas MUI dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah.
“Ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah di Kota Probolinggo selama ini sudah cukup baik. Oleh karena itu, MUI Kota Probolinggo sudah seharusnya mempertahankan iklim positif yang sudah tercipta di Kota Probolinggo,” ujar ulama asal Kota Probolinggo ini.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Probolinggo KH. Nizar Irsyad menuturkan, ukhuwah Islamiyah di Kota Probolinggo telah berjalan dengan harmonis. Ia mengungkapkan, berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan yang ada di wilayah Kota Probolinggo memiliki hubungan yang baik.
“Ormas-ormas yang ada di Kota Probolinggo bersepakat untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal ini benar-benar disadari oleh ormas-ormas demi kepentingan umat dan negara kita,” terang Kiai Nizar.
Kiai Nizar berkomitmen untuk menjaga keharmonisan yang telah terjalin itu. Di sisi lain, ia menyatakan MUI Kota Probolinggo akan tetap bergerak di jalur yang semestinya.
“MUI juga akan tetap menjadi organisasi yang memberikan masukan kepada pemerintah jika ada kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada umat,” tegas Kiai Nizar. (*)














