MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Bayan

Bertaubatlah, Maka Selamat

OlehDr. Lia Istifhama, M.E.I. (Sekretaris MUI Jatim)
Sabtu, 16 Apr 2022 - 13:00 WIB
Bertaubatlah, Maka Selamat
ShareTweetSend

Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya demikian: “Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat.” (HR. Ibnu Majah).

Dalam hadis tersebut, kita sebagai manusia kemudian diingatkan bahwa secara manusiawi, manusia pernah melakukan perbuatan dosa. Ketidaksempurnaan manusia menjadi pintu terbukanya perbuatan salah, baik atas urusan ‘ubudiyah (kewajiban dalam hablum minallah) maupun mu’amalah (kewajiban dalam hablum minannas).

Berbuat salah cenderung menciptakan masalah dan berpotensi menjadi perbuatan dosa, terutama dalam urusan mu’amalah. Hal ini merupakan satu realita yang kerap terjadi dalam kehidupan. Meski lumrah terjadi dalam relasi atau hubungan sosial, namun seyogyanya kita pun tidak membiasakan diri dengan perbuatan salah. Alasannya sangat jelas, bahwa perbuatan salah bukan hanya mengarah pada perbuatan dosa, melainkan juga menciptakan masalah yang menimbulkan dampak mudharat, yaitu merugikan diri sendiri dan orang lain.

Oleh sebab itu, marilah bertaubat, dan jemputlah selamat, yaitu melalui tiga fase berikut:

Tawakkal

Setelah menyadari perbuatan salah dan dosa yang menciptakan masalah, maka hal utama yang kita lakukan adalah mendekatkan diri pada Allah SWT, Sang Penolong atas segala permasalahan hambaNya. Hal ini sesuai dengan salah satu sifat mulia Allah SWT yang diterangkan dalam Asmaul Husna, yaitu An-Nashir, Sang Pemberi kemenangan untuk hamba-Nya, Penjamin pertolongan dan pembelaan bagi hambaNya.

Melalui pendekatan diri pada Allah SWT yang sekaligus bertawakkal atau berserah diri pada Allah SWT, maka manusia memiliki harapan hadirnya keselamatan atas akibat yang ditimbulkan oleh perbuatan manusia.

Taubat

Fase berikutnya adalah komitmen tidak mengulangi perbuatan dosa, yaitu melalui taubat nasuhah. Taubat adalah proses menuju selamat, yaitu selamat dari masalah dunia dan selamat dari hukuman di akhirat. Maka, bertaubatlah secara utuh dan tulus, maka urusan pun menjadi mulus (lancar).

Baca juga   10 Kriteria MUI dalam Menentukan Paham dan Aliran Keagamaan Sesat

Diterangkan dalam Firman Allah SWT, At Tahrim ayat 8: “Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

Ikhtiar Memperbaiki Kesalahan

Fase berikutnya adalah berdamai pada keadaan. Dalam hal ini, manusia secara ikhlas dan sadar menerima kekurangan dirinya dan mencoba memaafkan dirinya sendiri yang telah melakukan kesalahan di masa lalu. Fase ini dapat disebut sebagai proses refleksi diri, bahwa manusia melakukan introspeksi dan berusaha memperbaiki dirinya.

Dalam membangun ikhtiar memperbaiki diri, manusia harus membangun sikap optimis untuk menyelesaikan masalah akibat perbuatannya sendiri. Sebaliknya, manusia menghindari keputus-asaan karena putus asa tidak menyelesaikan masalah. Bahkan Islam pun secara tegas menolak sikap putus asa.

Dalam sebuah hadis diterangkan:

الشُّأْمُ سُوْءُ الْخُلُقِ (رواه الطبراني)

“Putus asa adalah akhlak yang buruk.” (HR. Imam Thabrani, Kitab Al-Jami’us Shaghier, hadis nomor 4964).

Dalam menghadapi masalah yang timbul akibat perbuatannya, manusia harus memiliki spirit keoptimisan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dengan begitu, manusia memiliki semangat untuk menempuh beragam ikhtiar melunasi permasalahannya dan menutupi kerugian orang lain yang pernah dikorbankannya.

Dalam bulan suci Ramadhan, tentu kita pun berharap, melalui sikap tawakkal, taubat, dan selalu ikhtiar memperbaiki kesalahan, maka semoga kita senantiasa mendapatkan pertolongan Allah SWT untuk menyelesaikan berbagai masalah akibat perbuatan kita sendiri. Lebih lanjut, semoga kita pun terhindar dari segala kerumitan perbuatan dosa.

 

Dr. Lia Istifhama, M.E.I. (Sekretaris MUI Jatim)

Artikel Terkait

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

19/10/2026

Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan studi lapangan dari rombongan...

Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

18/10/2026

Surabaya - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halaqah Pra-Ijtima Ulama...

MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

16/10/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur bersiap menyelenggarakan Ijtima’ Ulama III...

MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

15/10/2026

Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur turut menyoroti dan menyayangkan viralnya video penampilan...

MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

15/10/2026

Surabaya - Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur menerima kunjungan audiensi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa...

MUI Jatim Rumuskan Empat Langkah Strategis Perkokoh Ukhuwah Antar Ormas Islam

MUI Jatim Rumuskan Empat Langkah Strategis Perkokoh Ukhuwah Antar Ormas Islam

14/10/2026

Bangkalan, MUI Jatim - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur merumuskan empat langkah strategis...

Komisi Ukhuwwah Islamiyah MUI Jatim Solidkan Kerukunan Ormas Islam Jawa Timur

Komisi Ukhuwwah Islamiyah MUI Jatim Solidkan Kerukunan Ormas Islam Jawa Timur

14/10/2026

BANGKALAN - Komisi Ukhuwwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan untuk...

Informasi Terbaru

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

19/10/2026 - 18:39 WIB
Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

18/10/2026 - 10:16 WIB
MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

16/10/2026 - 11:17 WIB
MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

15/10/2026 - 15:49 WIB
MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

15/10/2026 - 12:19 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Status Hukum Daging Aqiqah Mentah vs Matang

Ragu – Ragu Pernah Mentalak atau Tidak 

Urutan Mengusap Telinga dalam Wudhu

Hukum Menggambar, Animasi, Musik dan Nyanyian

Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram

Fatwa MUI

Berita

Hukum Lomba 17-an Berbayar Menurut Keputusan MUI Jatim: Waspada Praktik Judi Terselubung!

11/08/2026
Fatwa

MUI Jatim Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika dan Konsumsi di Ruang Publik

08/07/2026
Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved