Surabaya, MUI Jatim
Sebanyak 76 mahasantri Ma’had al-Jamiah UIN Sunan Ampel Surabaya yang juga penerima beasiswa Program Kader Ulama Majelis Ulama Indonesia (PKU-MUI) Provinsi Jawa Timur mengikuti Studium Generale bersama Gubernur Jawa Timur, Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., di Gedung Islamic Center Surabaya, Jumat (12/9/2025).
Acara ini turut dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jatim, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Abd. Muhid, M.Si., serta sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang hadir dalam rangka penandatanganan MoU.
Dalam sambutannya, Prof. Abd. Halim Soebahar menyampaikan secara khusus jumlah penerima beasiswa kader ulama dari Pemprov Jatim.
“Terdapat 76 mahasantri UIN Sunan Ampel Surabaya yang menerima beasiswa Program Kader Ulama Jawa Timur, tersebar pada beberapa Program Studi Keislaman. Makanya secara khusus sekarang duduk paling belakang,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur DR. (HC). Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si menegaskan pentingnya akselerasi pendidikan pesantren melalui sinergi Pemprov Jatim dengan MUI Jatim. Ia menyebut Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi gerbang Nusantara dalam penguatan kaderisasi ulama.
“Ikhtiar ini adalah bagian dari membangun fondasi peradaban melalui pendidikan. Saya berharap para kader ulama mampu menguatkan moderasi beragama sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan bangsa,” ungkap Khofifah.
Program beasiswa kader ulama ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung regenerasi ulama, sekaligus memperkuat peran pesantren dalam dunia akademik dan kehidupan sosial masyarakat.












