MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Bayan

H Moh Ersyad MHI: Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan dengan Kebersamaan

OlehH Moh Ersyad MHI, Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Hubungan antar Umat Beragama MUI Jawa Timur
Minggu, 24 Apr 2022 - 14:25 WIB
H Moh Ersyad MHI, Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Hubungan antar Umat Beragama MUI Jawa Timur.

H Moh Ersyad MHI, Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Hubungan antar Umat Beragama MUI Jawa Timur.

ShareTweetSend

Dalam lintasan sejarah, berkali-kali bangsa ini mengalami ujian terjadinya desintegrasi bangsa dengan adanya pemberontakan G30 S/PKI, DI/TII, dan lain-lain.

Namun, berkat rahmat dan pertolongan Allah SWT, dibantu dengan upaya masyarakat, negeri yang kita cintai ini masih dapat bersatu dan melanjutkan pembangunannya walaupun sudah tiga kali mengalami evolusi atau perubahan. Mulai dari era orde lama, orde baru dan era reformasi.

Namun dalam perjalanannya, meskipun mengalami pasang surut, tetap harus ada pengawalan dari para ulama dan tokoh masyarakat agar negeri yang kita cintai ini dapat mewujudkan cita-cita para pendirinya.

Di era globalisasi dan kemajuan teknologi ini, kita merasakan bagaimana kultur bangsa Indonesia mulai terkontaminasi sehingga terjadi degradasi nilai-nilai kebangsaan.

Masyarakat Indonesia yang sebelumnya terkenal sikapnya yang ramah dan santun, saat ini banyak yang sudah berubah.

Bisa kita saksikan melalui berbagai media, termasuk media sosial, warga bangsa seringkali reaktif, mudah marah dan lebih menonjolkan egoismenya.

Budaya tolong-menolong dan peduli pada orang lain pun kita rasakan sudah mulai luntur. Tak sedikit warga bangsa ini, lebih mementingkan kepentingan pribadinya daripada menolong saudara dan tetangganya yang dalam kesulitan membutuhkan uluran pertolongan.

Toleransi antar umat beragama juga mulai tercederai dengan munculnya kasus-kasus perselisihan antar agama dan intern pemeluk agama.

Degradasi moral pemuda bangsa sudah mulai terlihat dengan hilangnya tradisi “permisi”, dan sopan santun pada yang lebih tua serta maraknya perilaku perzinahan tanpa sedikitpun ada rasa malu dapat kita lihat di sekeliling kita.

Banyaknya masyarakat, khususnya para pemuda, yang lebih mengedepankan gaya hidup dan perilaku Barat dibandingkan mengaplikasikan akhlak dan budaya bangsa Indonesia dapat kita lihat dengan gaya hidup hedonisme.

Baca juga   Marhaban Ya Ramadhan 1446 H, Selamat Berkhidmat Para Pemimpin Bangsa

Adakalanya mereka hanya mengedepankan penampilan yang tidak sedikit justru melanggar peraturan agama. Seperti para pemuda yang menggunakan perhiasan wanita, bertato, memakai perhiasan emas dan pemudi yang dengan bangganya menampakkan aurat di tempat-tempat umum.

Fakta di atas, jika terjadi secara terus-menerus tanpa ada strategi yang dibangun dalam kerangka untuk internalisasi nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda, tidak mustahil jati diri bangsa Indonesia akan luntur dan pada saaatnya akan mengalami kehancuran.

Oleh karena itu, mari kita jadikan Ramadan ini sebagai ajang untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dengan kebersamaan.

Momentum Ramadan dan kebangsaan sejatinya memiliki relevansi yang sangat kuat, yaitu akar sejarah yang menunjukkan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia juga terjadi di bulan Ramadan, tepatnya pada hari Jumat tanggal 9 Ramadan 1334 H. Tentu, kemerdekaan tersebut bisa diraih oleh segenap pejuang bangsa Indonesia penuh dengan semangat dan jiwa kebersamaan.

Andai saja tidak ada kebersamaan di antara seluruh elemen bangsa saat itu, maka tidak akan tercipta nilai-nilai persatuan yang dapat membangkitkan semangat para pejuang untuk memperebutkan kemerdekaan bangsa Indonesa dari tangan penjajah.

Semangat persatuan dan kebersamaan dalam memperebutkan Kemerdekaan Republik Indonesia, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam bulan Ramadan yang juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan sebagaimana tercermin dalam perintah untuk berbagi dengan mustada‘fin (kaum lemah).

Selain itu pula, Ramadan juga memberi makna tentang nilai-nilai persatuan sebagaimana tergambar dalam perintah untuk memperhatikan jadwal rangkaian ibadah Ramadan seperti berbuka puasa, makan sahur dan lain lain.  (*)

sumber

Artikel Terkait

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

19/10/2026

Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan studi lapangan dari rombongan...

Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

18/10/2026

Surabaya - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halaqah Pra-Ijtima Ulama...

MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

16/10/2026

SURABAYA, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur bersiap menyelenggarakan Ijtima’ Ulama III...

MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

15/10/2026

Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur turut menyoroti dan menyayangkan viralnya video penampilan...

MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

15/10/2026

Surabaya - Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur menerima kunjungan audiensi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa...

MUI Jatim Rumuskan Empat Langkah Strategis Perkokoh Ukhuwah Antar Ormas Islam

MUI Jatim Rumuskan Empat Langkah Strategis Perkokoh Ukhuwah Antar Ormas Islam

14/10/2026

Bangkalan, MUI Jatim - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur merumuskan empat langkah strategis...

Komisi Ukhuwwah Islamiyah MUI Jatim Solidkan Kerukunan Ormas Islam Jawa Timur

Komisi Ukhuwwah Islamiyah MUI Jatim Solidkan Kerukunan Ormas Islam Jawa Timur

14/10/2026

BANGKALAN - Komisi Ukhuwwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan untuk...

Informasi Terbaru

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

Kunjungan Studi UNIDA Gontor di MUI Jatim Bahas Peran Pemikiran Kalam dalam Persoalan Kontemporer

19/10/2026 - 18:39 WIB
Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

Komisi Fatwa MUI Jatim Gelar Halaqah Pra-Ijtima Ulama ke-III Matangkan Draf Fatwa

18/10/2026 - 10:16 WIB
MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

MUI Jatim Gelar Ijtima’ Ulama III di Mojokerto, Siap Bahas 12 Isu Keumatan Kontemporer

16/10/2026 - 11:17 WIB
MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

MUI Jatim Sayangkan Penampilan Biduan di Harlah Majelis Pengajian Sabilu Taubah

15/10/2026 - 15:49 WIB
MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

MUI Jatim Terima Audensi Dinkes Jatim, Siap Sinergi Hapus Stigma Penyakit Kusta

15/10/2026 - 12:19 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Status Hukum Daging Aqiqah Mentah vs Matang

Ragu – Ragu Pernah Mentalak atau Tidak 

Urutan Mengusap Telinga dalam Wudhu

Hukum Menggambar, Animasi, Musik dan Nyanyian

Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram

Fatwa MUI

Berita

Hukum Lomba 17-an Berbayar Menurut Keputusan MUI Jatim: Waspada Praktik Judi Terselubung!

11/08/2026
Fatwa

MUI Jatim Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika dan Konsumsi di Ruang Publik

08/07/2026
Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved