MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Berita

Hukum dan Dalil Anjuran Membaca Qunut saat Shalat Witir

OlehAdmin
Jumat, 14 Mar 2025 - 14:14 WIB
Hukum dan Dalil Anjuran Membaca Qunut saat Shalat Witir
ShareTweetSend

Beberapa hari ke depan, umat Islam akan memasuki separuh bulan suci Ramadhan (Nisfu Ramadhan). Separuh ini dianggap penting karena terdapat amalan yang berbeda, yakni ketika melaksanakan shalat tarawih, maka akan membaca doa qunut di akhir shalat witir.

Lebih tepatnya amalan membaca qunut ini dilaksanakan pada shalat witir di hari ke-15 Ramadhan (malam 16 Ramadhan). Mengenai hal ini, ada banyak sekali dalil yang kita jumpai dan bisa dijadikan hujjah dari pembacaan doa qunut di akhir shalat witir pada separuh Ramadhan. Mulai dari atsar (perkataan sahabat Nabi) hingga pendapat para ulama salaf dalam beberapa kita klasik.

Pertama, Atsar Hasan yang diriwayatkan Imam Abu Dawud sebagai berikut:

أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ جَمَعَ النَّاسَ عَلَىٰ أَبِي بْنِ كَعْبٍ فَكَانَ يُصَلِّي لَهُمْ عِشْرِينَ لَيْلَةً وَلَا يَقْنُتُ إِلَّا فِي النِّصْفِ الْبَاقِي مِنْ رَمَضَان رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ

Artinya: “Sesungguhnya Umar bin Khattab mengumpulkan umat untuk shalat tarawih di belakang Ubay bin Ka’ba, dan dia (Ubay bin Ka’ab) shalat bersama mereka selama dua puluh malam, dan tidak berdoa qunut kecuali pada separuh sisa (malam) di bulan Ramadan.” (Hadis riwayat Abu Dawud).

Begitu juga ahli hadits al-Imam al-Hafidz al-Baihaqi menjelaskan riwayat qunut dalam witir setelah separuh kedua bulan Ramadhan dalam kitabnya as-Sunan al-Kubro 2/498, yang diriwayatkan dari tabi’in:

عَنْ مُحَمَّدٍ هُوَ ابْنُ سِيرِينَ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِهِ أَنَّ أُبَيًّا بْنَ كَعْبٍ أَمَّهمْ يَعْنِي فِي رَمَضَانِ وَكَانَ يَقْنُتُ فِي النِّصْفِ الْآخِرِ مِنْ رَمَضَانِ

Artinya: “Dari Muhammad, yaitu Ibnu Sirin, dari sebagian sahabatnya bahwa Ubay bin Ka’b menjadi imam mereka (dalam shalat tarawih) pada bulan Ramadan, dan dia berdoa qunut pada separuh terakhir dari bulan Ramadan.”

Berdasarkan riwayat-riwayat di atas banyak madzhab yang menjadikannya sebagai dalil melakukan doa qunut saat witir Ramadhan separuh kedua. Salah satunya Madzhab Syafi’i:

Baca juga   Puasa Syawal dan Qadha Ramadhan, Mana yang Harus Didahulukan?

 فَصْلٌ فِي القُنُوتِ وَهُوَ مُسْتَحَبٌّ بَعْدَ الرَّفْعِ مِنَ الرُّكُوعِ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ مِنَ الصُّبْحِ وَكَذَانِكَ الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ مِنَ الوِتْرِ فِي النِّصْفِ الْآخِرِ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانِ

Artinya: “Bab mengenai qunut, yang disunnahkan setelah bangkit dari rukuk pada rakaat kedua shalat Subuh, serta pada rakaat terakhir dari shalat witir di separuh akhir bulan Ramadan.” (Lihat Raudlah al-Thalibin 1/93)

Begitu juga pendapat Imam Bajuri dalam karyanya al-Bajuri Syarh Fathul Qorib juz 1 halaman 164:

 { وَ } القُنُوتُ { فِي } آخِرِ الوِتْرِ { فِي النِّصْفِ الثَّانِي مِنْ شَهْرِ رَمَضَانِ } وَهُوَ كَقُنُوتِ الصُّبْحِ الْمُتَقَدِّمِ فِي مَحِلِّهِ وَلَفْظِهِ، وَلَا يَتَعَيَّنُ كَلِمَاتُ القُنُوتِ السَّابِقَةِ، فَلَوْ قَنَتَ بِآيَةٍ تَتَضَمَّنُ دُعَاءً وَقَصَدَ القُنُوتَ حَصَلَتْ سُنَّةُ القُنُوتِ؛ { قَوْلُهُ وَالقُنُوتُ فِي آخِرِ الوِتْرِ } أَي فِي اعْتِدَالِ الرَّكْعَةِ الْآخِيرَةِ مِنْهُ وَقَوْلُهُ: فِي النِّصْفِ الثَّانِي، وَفِي نُسْخَةٍ فِي النِّصْفِ الْأَخِيرِ، فَلَوْ قَنَتَ فِي غَيْرِ النِّصْفِ الْأَخِيرِ مِنْ رَمَضَانِ أَوْ تَرَكَهُ فِي النِّصْفِ الْأَخِيرِ مِنْهُ كَرِهَ ذَلِكَ وَسَجَدَ لِلسَّهْوِ

Artinya: “Dan qunut pada akhir witir, yaitu pada posisi tegak di rakaat terakhirnya, dan pada separuh kedua bulan Ramadan. Hal ini serupa dengan qunut shalat Subuh sebelumnya, baik dalam tempat maupun lafaznya. Tidak ditentukan kata-kata tertentu dalam qunut, sehingga jika seseorang berdoa dengan ayat yang mengandung doa dan berniat untuk qunut, maka ia telah melaksanakan sunnah qunut. ‘Qunut pada akhir witir’ maksudnya adalah pada posisi tegak pada rakaat terakhir. Sedangkan ‘pada separuh kedua’, dalam satu riwayat disebutkan ‘pada separuh terakhir’. Jika seseorang berqunut di luar separuh terakhir bulan Ramadan atau meninggalkannya pada separuh terakhir Ramadan, maka hal tersebut makruh dan ia harus sujud sahwi.”

Senda dengan pendapat di atas, Imam al-Nawawi dalam al-Adzkar menjelaskan:

Baca juga   Keutamaan Puasa 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

وَيُسْتَحَبُّ القُنُوتُ عِندَنَا فِي النِّصْفِ الْآخِرِ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانِ فِي الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ مِنَ الوِتْرِ، وَلَنَا وَجْهٌ: أَنْ يَقْنُتَ فِيهَا فِي جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانِ، وَوَجْهٌ ثَالِثٌ: فِي جَمِيعِ السَّنَةِ، وَهُوَ مَذْهَبُ أَبِي حَنِيفَةَ، وَالْمَعْرُوفُ مِنْ مَذْهَبِنَا هُوَ الْأوَّلُ

Artinya: “Menurut kami, disunnahkan qunut di akhir witir pada separuh akhir Ramadhan. Ada juga dari kalangan kami (Syafi’iyyah) yang berpendapat, disunnah qunut di sepanjang Ramadhan. Kemudian ada pula yang berpendapat bahwa disunnahkan qunut di seluruh shalat sunnah. Ini menurut Madzhab Abu Hanifah. Namun yang baik menurut madzhab kami (madzab Syafi’i) adalah model yang pertama, yaitu qunut pada separuh akhir Ramadhan.”

Dalam pandangan Imam al-Nawawi, disunnahkan qunut di akhir shalat witir pada separuh akhir Ramadhan. Meskipun menurut sebagian pendapat ada yang membolehkan qunut sepanjang Ramadhan, namun pendapat yang paling kuat dalam Madzhab Syafi’i adalah qunut dikhususkan pada separuh akhir Ramadhan.

Oleh karena itu, dari dalil-dalil dan pendapat para ulama di atas dapat kita pahami bahwasannya melakukan qunut pada shalat witir di bulan Ramadhan hukumnya diperbolehkan. Dan waktu dimulainya pada malam separuh terakhir bulan Ramadhan yakni pada malam 16 bulan Ramadhan dalam rakaat witir terakhir setelah bangun dari rukuk. Wallahu a’lam.

 

Penulis: M Rufait Balya Barlaman

Topik: hukum

Artikel Terkait

Menengahi Polemik Sound Horeg, MUI Jatim Tekankan Pentingnya Toleransi dan Ketertiban Umum

Menengahi Polemik Sound Horeg, MUI Jatim Tekankan Pentingnya Toleransi dan Ketertiban Umum

21/09/2026

SURABAYA, MUI Jatim - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur terus berupaya memberikan edukasi...

MUI Jatim dan AI Centre UB Jalin Kolaborasi Strategis Bangun Kedaulatan Digital Umat

MUI Jatim dan AI Centre UB Jalin Kolaborasi Strategis Bangun Kedaulatan Digital Umat

21/09/2026

SURABAYA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggandeng AI Centre Universitas Brawijaya (UB)...

MUI Pusat Lakukan Kunjungan Kerja dan Monev ke MUI Jatim, Dorong Inovasi Dakwah Digital

MUI Pusat Lakukan Kunjungan Kerja dan Monev ke MUI Jatim, Dorong Inovasi Dakwah Digital

17/09/2026

SURABAYA, MUI Jatim - Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Pusat melaksanakan agenda kunjungan kerja sekaligus...

LPPOM Jawa Timur Rayakan Milad ke-31, Perkuat Sinergi dan Layanan Halal untuk Masyarakat

LPPOM Jawa Timur Rayakan Milad ke-31, Perkuat Sinergi dan Layanan Halal untuk Masyarakat

16/09/2026

SURABAYA, MUI Jatim - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Jawa Timur sukses menggelar...

Sinergi Ulama dan Umara, LAK-PB MUI Jatim dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Sinergi Ulama dan Umara, LAK-PB MUI Jatim dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

16/09/2026

SURABAYA - Lembaga Advokasi, Koordinasi, dan Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (LAK-PB MUI...

Komisi Pendidikan MUI Jatim Gelar Rapat Koordinasi, Soroti RUU Sisdiknas dan Nasib Madrasah

Komisi Pendidikan MUI Jatim Gelar Rapat Koordinasi, Soroti RUU Sisdiknas dan Nasib Madrasah

15/09/2026

Surabaya, MUI Jatim - Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyelenggarakan...

MUI Jatim Siapkan Buku Problematika Haji dan Umrah Lewat FGD

MUI Jatim Siapkan Buku Problematika Haji dan Umrah Lewat FGD

15/09/2026

SURABAYA, MUI Jatim - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Focus...

Informasi Terbaru

Menengahi Polemik Sound Horeg, MUI Jatim Tekankan Pentingnya Toleransi dan Ketertiban Umum

Menengahi Polemik Sound Horeg, MUI Jatim Tekankan Pentingnya Toleransi dan Ketertiban Umum

21/09/2026 - 14:54 WIB
MUI Jatim dan AI Centre UB Jalin Kolaborasi Strategis Bangun Kedaulatan Digital Umat

MUI Jatim dan AI Centre UB Jalin Kolaborasi Strategis Bangun Kedaulatan Digital Umat

21/09/2026 - 07:00 WIB
MUI Pusat Lakukan Kunjungan Kerja dan Monev ke MUI Jatim, Dorong Inovasi Dakwah Digital

MUI Pusat Lakukan Kunjungan Kerja dan Monev ke MUI Jatim, Dorong Inovasi Dakwah Digital

17/09/2026 - 09:22 WIB
LPPOM Jawa Timur Rayakan Milad ke-31, Perkuat Sinergi dan Layanan Halal untuk Masyarakat

LPPOM Jawa Timur Rayakan Milad ke-31, Perkuat Sinergi dan Layanan Halal untuk Masyarakat

16/09/2026 - 15:06 WIB
Sinergi Ulama dan Umara, LAK-PB MUI Jatim dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Sinergi Ulama dan Umara, LAK-PB MUI Jatim dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

16/09/2026 - 09:24 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Urutan Mengusap Telinga dalam Wudhu

Hukum Menggambar, Animasi, Musik dan Nyanyian

Mengambil Keuntungan dari Program Wakaf Mushaf di Masjidil Haram

Bersentuhan Dengan Najis Yang Kering

Jual Beli Akun Di Google

Fatwa MUI

Berita

Hukum Lomba 17-an Berbayar Menurut Keputusan MUI Jatim: Waspada Praktik Judi Terselubung!

11/08/2026
Fatwa

MUI Jatim Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape untuk Narkotika dan Konsumsi di Ruang Publik

08/07/2026
Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
    • Kumpulan Fatwa MUI Pusat
  • Berita
  • Info Halal
  • Khutbah
  • Halo MUI

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved