MUI JATIM- KH Ilhamullah Sumarkhan, Ketua Lembaga Dakwah Khusus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim berpendapat bahwa ada beberapa tahapan yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan cinta dari Allah saat bulan Ramadhan. Hal ini ia sampaikan pada acara kajian di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (Jum’at, 29 April 2022) malam.
“Ibadah puasa bukan hanya untuk menahan dari makan, minum dan nafsu saja. Akan tetapi ada makna lain dari hal tersebut, yakni menggapai cinta Allah” ujarnya.
Dalam Al-Qur’an juga hadits dijelaskan bahwa Allah akan memberikan pahala puasa dengan tak terhitung. Karena ibadah puasa menggambarkan ketaqwaan yang maksimal dan merupakan rahasia antara Allah dengan hamba-Nya.
“Ada tahapan untuk mendapat cinta Allah. Yakni dengan melewati beberapa proses yang berat di bulan BBM ini.” terangnya.
Bulan BBM yang dimaksud adalah bulan Ramadhan, BBM sendiri merupakan singkatan dari Bulan Barakah Maghfiroh. Bulan yang penuh dengan keberkahan dan ampunan.
“Tahapan pertama yaitu dengan meninggalkan apa yang tidak disukai dan tidak diperbolehkan oleh Allah. Tahapan kedua yaitu menghiasi diri dengan melakukan sesuatu yang disukai oleh Allah. Tahapan ketiga yaitu memberi kepada sesama manusia ketika mampu untuk memberi atau yang disebut dengan zakat” jelasnya.
Puasa Ramadhan bisa dijadikan ladang untuk berlomba-lomba dalam merayu Allah untuk mendapatkan cinta-Nya, melakukan apa yang diperintahkan dan menjauhi laranganNya. Memperkuat amal dengan maksimal lillahi ta’ala serta semangat untuk beribadah. Karena pada bulan Ramadhan, semua yang dilakukan tiada rasa berat karena ada nuansa cinta kepada Allah.
Penulis : Irma Nur Hidayah
Editor : Boy Ardiansyah












