MUIJatim – Shalat tathawwu’ (yang diajurkan) itu ada dua jenis, shalat secara berjamaah dan shalat secara munfaridah (sendiri). Shalat tathawwu’ yang dilaksanakan secara berjamaah itu sunnah muakkadah dan saya tidak membolehkan untuk meninggalkannya bagi orang yang mampu menjalankannya. Jenis ini adalah shalat Idul Fitri dan idul adlha, shalat gerhana matahari dan gerhana bulan, serta shalat istisqa (minta hujan).** baca lengkapnya
Klik>> Panduaan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.pdf











