MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Bayan

Kebaikan Tidak Pernah Hilang

Oleh: Nur Cholis Huda

OlehMUI Jatim
Selasa, 23 Mar 2021 - 08:15 WIB
Kebaikan Tidak Pernah Hilang
ShareTweetSend

Rasulullah bersabda: “Allah senantiasa menolong hamba Nya selagi hamba itu bersedia menolong saudaranya”. (HR. Muslim)

Seorang pemuda terkejut menyadari dompetnya tidak ada. Kondektur bus sudah mulai menarik karcis para penumpang. Pemuda itu gelisah. Apakah dia kecopetan ataukah dompet itu tertinggal di rumah.

Dia telepon adiknya di rumah. Kata adiknyua dompet itu benar tertinggal. Tergeletak di meja tamu. Pemuda itu berfikir, dia akan menuyerahkan arloji kepada kondektur sebagai ganti uang. Nanti akan dia tebus lagi arloji itu. Sedang dia berfikir itu, seorang bapak, yang mendengar percakapannya di telepon dengan adiknya, tiba-tiba telah membayari karcisnya.

Dia terkejut. Tentu bercampur gembira. Namun belum sempat dia mengucapkan terima kasih kepada bapak penolong itu, bus berhenti dan bapak itu turun. Pemuda itu terdiam dan termangu. Lewat jendela dia melihat bapak itu berjalan tanpa menoleh. Dia tidak tahu nama bapak itu bahkan wajahnya saja belum jelas benar baginya.

“Terima kasih, Tuhan” gumamnya. Dia mengingat-ingat begaimana dompetnya bisa tertinggal. Dia lalu teringat tadi siang dia melihat nenek tua menjajakan makanan rengginang, jajanan tradisional. Dia gendong makanan itu di punggunya yang sudah bongkok. Nampak masih banyak. Mungkin belum laku atau sedikit laku. Nenek itu berteduh di pohon dekat rumahnya. Peluh keringat membasahi wajahnya.

Pemuda itu ternyuh melihat keringat mengalir di pipi nenek yang keriput. Tanpa pikir panjang dia borong rengginang itu. Seluruhnya. Lalu dia bagi-bagikan kepad anak-anak yang sedang bermain di sana. Nenek itu senang. Anak-anak senang. Dia sendiri juga tertular senang. Lalu ketika dia berangkat, dia lupa pada dompet yang dia letakkan di meja tamu setelah membeli rengginang itu.

Boleh jadi Tuhan menolong pemuda itu karena dia telah menolong nenek penjual rengginang. Kebaikan tidak pernah hilang. Kebaikan tidak pernah sia-sia.

***

Kisah ini sangat popular. Ditulis banyak wibside. Seorang wanita lanjut usia berdiri gelisah di samping mobilnya di jalan yang sepi. Malam mulai turun. Seorang pria melihat wanita itu meskipun sudah agak gelap. Sepertinya membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya. Lalu keluar menghampiri wanita itu.

Pria itu tersenyum. Tetapi senyum itu tidak menghilangkan rasa takut wanita itu. Sudah lebih satu jam wanita itu berdiri dengan gelisah. Dia bertanya dalam hati apakah pria ini akan berbuat jahat kepadanya? Kelihatan pria itu kurang baik. Nampak miskin. Mungkin juga lapar.

Baca juga   Gerakan Nasional Pendewasaan Usia Perkawinan Upaya Lindungi Keluarga

Pria itu dapat melihat wajah wanita sedang ketakutan. Pria itu tahu bahwa dalam ketakutan maka udara yang dingin akan terasa samakin dingin. “Saya bermaksud menolong Anda nyonya”, kata pria itu. “Masuklah ke dalam mobil supaya Anda terasa hangat. Nama saya Bryan Anderson”.

Sebenarnya mobil itu hanya mengalami ban kempes. Namun bagi wanita lanjut usia, kejadian itu sangat buruk. Bryan segera merangkak ke bagian bawah mobil. Memasang dongkrak. Selama mendongkrak beberapa kali jari-jari Bryan bergesekan dengan tanah. Dalam waktu singkat dia sudah berhasil mengganti ban itu. Namun tubuhnya menjadi kotor dan jarinya terluka. Selagi Bryan mengencangkan baut roda, wanita itu menurunkan kaca mobil lalu ngobrol bahwa dia sangat berhutang budi atas pertolongan Bryan. Pria itu hanya tersenyum.

Ketika pekerjaan itu selesai sang nyonya menanyakan berapa yang harus dibayarnya sebagai ungkapan rasa terima kasih. Berapapun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Dia tadi sudah membayangkan berbagai kemungkinan buruk seandainya tidak datang pria yang menolongnya.

Bryan sendiri tidak pernah berfikir untuk mendapat upah atas kebaikan yang dia lakukan. Dia sudah sering melakukan hal yang sama, memberi pertolongan kepada orang lain yang mengalami kesulitan. Dia yakin Tuhan Maha Tahu. Dia sendiri juga memperoleh pertolongan dari orang lain ketika dia dalam kesulitan.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya, jika saandainya ingin membalas kebaikannya, maka pada hari lain ketika sang nyonya melihat orang lain kesulitan, maka dia bisa memberi bantuan kepada orang yang kesulitan itu. “Dan saat itu ingatlah kepada saya” kata Bryan tersenyum. Wanita itu tertegun. Dia tidak menyangka laki-laki yang semula dikira seperti penjahat ternyata hatinya begitu bening dan tulus. Sepeserpun pria itu tak mau terima uang.

Bryan berdiri menunggu sampai wanita itu menghidupkan mesin mobilnya dan berlalu. Dalam malam yang dingin itu hati Bryan justru merasa hangat dan nyaman. Dia bisa membantu mengatasi kesulitan orang lain. Dia lalu pulang menembus kegelapan malam dengan hati riang.

Beberapa kilometer dari tempat itu, sang nyonya melihat kafe kecil. Dia turun dari mobilnya, mampir ke kafe itu sekedar membeli makanan kecil dan minuman menghangatkan tubuhnya. Restoran itu nampak sangat sederhana.

Seorang pelayan mendatangi wanita itu. Membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita yang basah. Pelayan itu tersenyum manis. Namun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa wanita itu sedang hamil tua, sekitar delapan bulan atau lebih. Tetapi keadaan itu tidak memengaruhi pemberian pelayanan kepada pelanggan. Sang nyonya heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan layanan sangat baik kepada orang asing seperti dirinya. Tiba-tiba sang nyonya ingat Bryan, laki-laki yang tadi menolongnya. Laki-laki yang bersih hatinya.

Baca juga   Dari Gunung Cahaya Menuju Lailatul Qodar

Setelah selesai makan dan minum sang nyonya membayar dengan uang $ 100. “Maaf Nyonya, tunggu sebentar akan saya ambil uang pengembalian” kata palayan itu dengan cepat pergi untuk mengambil uang pengembalian. Ketika pelayan itu kembali ke mejanya, sayang sekali sang nyonya sudah tidak ada. Pelayan itu bingung, kemana perginya wanita itu. Bagaimana cara menyampaikan pengembalin uangnya. Mengapa wanita itu telah pergi sebelum uang kembalian diberikan? Kemudian dia melihat tulisan pada lap di meja.

“Engkau tidak berutang apa-apa padaku. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang menolong saya berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya jangan biarkan rantai kasih sayang ini berhenti padamu. Lakukanlah kebaikan kepada orang lain. Di bawah lap terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi. Itu menjadi milikmu”. Palayan itu membaca tulisan dengan butiran air mata yang tidak terbendung. Ia berdiri gemetar

Masih banyak pekerjaan di kafe itu yang harus dibereskan. Meja-meja harus dibersihkan, Toples gula harus diisi dan sebagainya. Tetapi pelayan itu memutuskan dikerjakaan besok saja. Dia ingin segera puang ke rumah. Malam itu ketika dia sampai di rumah dia teringat pada uang dan apa yang ditulis wanita tadi.

Dia heran, bagaimana wanita yang baik hati itu tahu bahwa dirinya membutuhkan uang sejumlah yang ditinggalkan sang nyonya itu. Tidak mudah baginya dalam satu bulan mengumpulkan uang sejumlah $ 500 untuk biaya persalinannya.

Ketika wanita itu naik ke ranjang, suaminya telah tidur. Dia tahu suaminya mencemaskan biaya kelahiran anaknya. Pelayan itu mencium lembut suaminya dengan berbisik: “Segalanya akan beres sayang. Aku mengasihimu Bryan Anderson. Seseorang telah mengulurkan tangan ajaibnya untuk bayi kita”.

Sang nyonya kaya tadi tidak pernah tahu bahwa pelayan hamil yang dia bantu itu adalah istri Bryan Anderson, laki-laki yang telah menolongnya. Tuhan memang Maha Baikhati.

Rasulullah bersabda: “Allah senantiasa menolong hamba Nya selagi hamba itu bersedia menolong saudaranya”. (HR. Muslim)

=========

 

 

Artikel Terkait

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

25/05/2026

Bulan Dzulhijjah bukan sekadar bulan pelaksanaan ibadah haji, melainkan juga menyimpan hari-hari yang sangat bersejarah...

Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

23/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Guna menyambut Hari Raya Idul Adha 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi...

MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

20/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat pengurus...

Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

19/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Musim haji tahun 2026 menghadirkan tantangan cuaca yang cukup berat bagi para...

MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

14/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Menanggapi rentetan kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang belakangan ini melibatkan oknum...

MUI Jatim: Hati-Hati Pilih Hewan Kurban, Perhatikan Syarat Sah Berikut Ini!

MUI Jatim: Hati-Hati Pilih Hewan Kurban, Perhatikan Syarat Sah Berikut Ini!

13/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa...

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Mei 2026: Raih Berkah Dzulqa’dah dan Dzulhijjah

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Mei 2026: Raih Berkah Dzulqa’dah dan Dzulhijjah

04/05/2026

Surabaya, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh umat Islam,...

Informasi Terbaru

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

25/05/2026 - 11:09 WIB
Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

23/05/2026 - 18:44 WIB
MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

20/05/2026 - 20:18 WIB
Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

19/05/2026 - 11:18 WIB
MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

14/05/2026 - 17:38 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Balut Filipina

Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Non Muslim

Pembayaran Sistem COD

Rabu Wekasan

Bersalaman dengan Ibu Guru

Fatwa MUI

Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
Fatwa

Rilis 2 : Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa: Youtuber dan Selebgram Wajib Zakat

30/05/2024
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved