Surabaya, MUIJatim.org
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jatim menggelar Evaluasi Program Kerja Tahun 2021 dan Pembahasan Rencana Kerja Tahun 2022, Sabtu-Ahad (23-24/10). Kegiatan yang digelar di Hotel Whyndam, Surabaya itu dihadiri oleh Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, dan perwakilan komisi, badan, dan lembaga MUI Jatim.
KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua Umum MUI Jatim dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan dua hal kepada Plt Kepala Biro Kesra Provinsi Jatim, Budiono.
“Mewakili seluruh jajaran MUI Jatim kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berupa anggaran sebesar Rp 3 miliar. Sebagian besar kami gunakan untuk merenovasi kantor,” katanya.
Atas renovasi kantor MUI Jatim tersebut, Kiai Mutawakkil mengungkapkan bahwa atas bantuan dari Pemerintah Provinsi Jatim itu MUI Jatim dapat memiliki kantor yang representative.
“Alhamdulillah saat ini beberapa komisi, lembaga, dan badan MUI Jatim sudah memiliki ruangan di kantor MUI Jatim,” ungkapnya.
Kedua, Kiai Mutawakkil melaporkan bahwa hari ini MUI Jatim akan mengevaluasi dan menyusun program kerja bersama komisi, lembaga, dan badan.
“Komisi, lembaga, dan badan nanti akan dibagi menjadi tiga kluster untuk mengevaluasi dan menyusun program kerja,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prof Muhammad Nuh Dewan Pertimbangan MUI Jatim berpesan agar MUI Jatim memiliki program khusus untuk menangani masalah kemiskinan. Hal tersebut mengingat kemiskinan naik menjadi 10 persen di saat pandemi.
“Saya berpesan agar MUI Jatim membuat satgas khusus mengenai kemiskinan. Jika MUI Jatim menjadi bagian itu, Insyaallah kemiskinan di Jatim bisa terkurangi,” ujar Prof Nuh.
Dalam kegiatan ini, MUI Jatim juga meluncurkan Buku Saku Sukses Sertifikasi Halal oleh BPIH MUI Jatim dan diterbitkan oleh MUI Pustaka Infokom Jatim.












