MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Berita

Ketua Umum MUI Jatim, Ramadhan Momen Perbaiki Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan

OlehBoy Ardiansyah
Minggu, 3 Apr 2022 - 14:19 WIB
Ketua Umum MUI Jatim, Ramadhan Momen Perbaiki Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan
ShareTweetSend

MUI JATIM –  Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah bersyukur karena bisa berjumpa kembali dengan bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah. Kondisi dan suasana bulan puasa tahun ini pun terasa lebih leluasa dibanding bulan Ramadhan pada dua tahun sebelumnya sejak terjadi pandemi Covid-19.

Menurutnya, bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan kita. Ini juga momentum paling istimewa memohon ampun atas semua dosa dan kesalahan yang pernah kita lakukan.

“Kita ingat sabda Rasululullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim : Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” ujarnyanya kepada wartawan.

Bekal pertama dan utama yang harus diperhatikan adalah niat atau komitmen yang kuat. Kaia Mutawakkil mengajak untuk memantapkan dalam hati, agar bulan Ramadhan pada tahun ini menjadi salah satu bulan Ramadhan terbaik selama hidup.

Kiai Mutawakkil juga mengajak setiap muslim harus berikhtiar sekuat tenaga dengan menjalankan perintah puasa wajib, menjalankan sunnah-sunnahnya, memperbanyak ibadah kepada Allah SWT serta terus meningkatkan kepedulian kepada sesama. Maka, Ramadan bukan saja sebagai bulan spiritual, namun sekaligus bulan sosial.

Dalam konteks ini, sebagai hamba Allah yang mendapat perintah utama untuk selalu beribadah kepada Allah SWT, semuanya perlu diiringi dengan beberapa ikhtiar agar ibadah tidak sia-sia.

Jangan sampai bersemangat ibadah, namun akhirnya sia-sia karena tidak diterima oleh Allah SWT. Bagaimana caranya? Pertama, terus meningkatkan ilmu. Dengan ilmu, pastikan salat kita benar, ibadah benar, muamalah benar, sehingga sah dan sesuai dengan syariat. Kedua, harus terus membersihkan hati dengan menghilangkan dengki, dendam, hilangkan riya’ dan kesombongan. Kemudian terus berusaha agar jangan mengumpat, mencaci dan menghina orang lain. Sebab itu semua bisa menjadi penyebab amal dan pahala kita dihapus oleh Allah SWT.Satu hal saja, hasud atau dengki itu bisa membakar kebaikan seseorang seperti api yang membakar kayu bakar.

Baca juga   Perkuat Kerukunan, MUI Canangkan 9 Program, Salah Satunya Desa Harmoni

Rasulullah SAW bersabda: “Iyyakum wal hasada fainnal-hasada yak-kulul hasanaati kamaa takkulunnaarul hathoba.” Jauhilah sifat dengki karena sesungguhnya dengki itu bisa merusak amal kebaikan, seperti halnya api memakan kayu. (HR Abu Dawud).

Ketiga, kita juga harus berusaha sekuat tenaga supaya makanan kita halal, minuman, rezeki dan pakaian yang kita pakai untuk beribadah juga halal. Kalau ketiganya sudah dilakukan dan ditambah dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT, maka ada harapan besar amal diterima oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman: “Wa maa umiruu illaa liya’budullaaha mukhlishina lahud diin.” Tidaklah manusia diperintah kecuali beribadah kepada Allah SWT dengan setulus-tulusnya, dengan seikhlas-ikhlasnya tanpa ada udang di balik batu, tanpa tendensi apa-apa, kecuali semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

Keempat, memperbanyak istigfar. Kalau semua sudah dilakukan, maka selanjutnya adalah menjaga agar pahala itu tidak terhapus. Antara lain, barangkali kita pernah berbuat salah kepada Allah atau kepada manusia, marilah perbanyak beristigfar kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: “Tuuba liman wajada fi shahiifatihi istighfaaran.” Beruntung sekali orang yang dalam catatan amalnya mendapatkan banyak istighfar kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW juga bersabda: “Tuuba liman syaghalahu ‘aibuhu ‘an ‘uyuubin nass.” Beruntung sekali orang yang sibuk dengan aibnya sendiri daripada mengevaluasi aib orang lain.

Semoga Allah SWT menuntun dan membimbing kita ke jalan yang benar, mampu meningkatkan iman dan takwa, kemudian akhirnya mendapat rida dari Allah SWT.

 

Artikel Terkait

Kolaborasi MUI Jatim dan FKPT: Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial untuk Tangkal Radikalisme

Kolaborasi MUI Jatim dan FKPT: Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial untuk Tangkal Radikalisme

12/06/2026

Surabaya, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Forum Koordinasi Pencegahan...

Wujudkan Pesantren Ramah Anak, LPP MUI Jatim Gelar Multaqā Ru’asā’ al-Ma’āhid di Kediri

Wujudkan Pesantren Ramah Anak, LPP MUI Jatim Gelar Multaqā Ru’asā’ al-Ma’āhid di Kediri

12/06/2026

Kediri, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur melalui Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP)...

MUI Jawa Timur Gelar Evaluasi Mahasiswa PKU: Kedepankan Adab, Integritas, dan Keberkahan Ilmu Calon Ulama

MUI Jawa Timur Gelar Evaluasi Mahasiswa PKU: Kedepankan Adab, Integritas, dan Keberkahan Ilmu Calon Ulama

05/06/2026

Surabaya, MUI Jatim Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan agenda Monitoring dan Evaluasi...

Perkuat Ekosistem Halal, Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Serentak Menggema di Jawa Timur

Perkuat Ekosistem Halal, Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Serentak Menggema di Jawa Timur

05/06/2026

Surabaya – Kesadaran masyarakat luas, khususnya umat Islam, terhadap pentingnya produk halal terus menjadi perhatian utama...

LPPOM Jawa Timur Gencarkan Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Guna Perkuat Ekosistem Halal Nasional

LPPOM Jawa Timur Gencarkan Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Guna Perkuat Ekosistem Halal Nasional

05/06/2026

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus...

Mengukur Kemabruran, Prof Niam: Bukti Nyata Haji Ada pada Kesalehan Sosial di Tanah Air

Mengukur Kemabruran, Prof Niam: Bukti Nyata Haji Ada pada Kesalehan Sosial di Tanah Air

03/06/2026

Makkah, MUI Jatim Keberhasilan ibadah haji seorang muslim tidak semata-mata diukur dari tuntasnya rangkaian ritual...

Wujud Kepedulian sebagai Khadimul Ummah, MUI Jatim Sembelih 6 Sapi Kurban dan Bagikan 1.000 Paket Daging untuk Masyarakat

Wujud Kepedulian sebagai Khadimul Ummah, MUI Jatim Sembelih 6 Sapi Kurban dan Bagikan 1.000 Paket Daging untuk Masyarakat

30/05/2026

Surabaya MUI Jatim Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan peranannya sebagai Khadimul...

Informasi Terbaru

Kolaborasi MUI Jatim dan FKPT: Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial untuk Tangkal Radikalisme

Kolaborasi MUI Jatim dan FKPT: Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial untuk Tangkal Radikalisme

12/06/2026 - 18:02 WIB
Wujudkan Pesantren Ramah Anak, LPP MUI Jatim Gelar Multaqā Ru’asā’ al-Ma’āhid di Kediri

Wujudkan Pesantren Ramah Anak, LPP MUI Jatim Gelar Multaqā Ru’asā’ al-Ma’āhid di Kediri

12/06/2026 - 12:39 WIB
MUI Jawa Timur Gelar Evaluasi Mahasiswa PKU: Kedepankan Adab, Integritas, dan Keberkahan Ilmu Calon Ulama

MUI Jawa Timur Gelar Evaluasi Mahasiswa PKU: Kedepankan Adab, Integritas, dan Keberkahan Ilmu Calon Ulama

05/06/2026 - 18:55 WIB
Perkuat Ekosistem Halal, Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Serentak Menggema di Jawa Timur

Perkuat Ekosistem Halal, Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Serentak Menggema di Jawa Timur

05/06/2026 - 13:40 WIB
LPPOM Jawa Timur Gencarkan Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Guna Perkuat Ekosistem Halal Nasional

LPPOM Jawa Timur Gencarkan Kampanye Wajib Halal Oktober 2026 Guna Perkuat Ekosistem Halal Nasional

05/06/2026 - 10:03 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Balut Filipina

Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Non Muslim

Pembayaran Sistem COD

Rabu Wekasan

Bersalaman dengan Ibu Guru

Fatwa MUI

Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
Fatwa

Rilis 2 : Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa: Youtuber dan Selebgram Wajib Zakat

30/05/2024
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved