MUI Jatim
MUI TV
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam
No Result
View All Result
MUI Jatim
No Result
View All Result
Home Bayan

17 Jam Puasa di Luar Negeri, Sekretaris Umum MUI Jatim : Puasa Paling Nikmat Itu di Indonesia

OlehMUI Jatim
Rabu, 14 Apr 2021 - 18:40 WIB
17 Jam Puasa di Luar Negeri, Sekretaris Umum MUI Jatim : Puasa Paling Nikmat Itu di Indonesia
ShareTweetSend

Surabaya, MUIJatim.org – Kaum muslim di Indonesia umumnya melaksanakan ibadah puasa Ramadan selama 13 jam. Kendati ada perubahan waktu di setiap daerah, namun tidak ada perbedaan waktu lama puasa yang mendasar. Jika waktu subuh bergeser lebih siang dalam hitungan menit, otomatis waktu adzan maghrib juga bertambah lebih larut pula.

Namun berbeda dengan keadaan di belahan dunia lain. Prof Akhmad Muzakki, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur merasakan pengalaman yang berbeda dan cukup ekstrem saat menjalani puasa di Canberra, Australia. Hal itu dialami pada tahun 2002 saat ia mengawali kuliah S2 di The Australian National University (ANU) Canberra, Australia.

“Saat itu subuh di Canberra adalah pukul 03.30, jadi sahur paling aman adalah pukul 03.00. Lalu, apakah adzan Maghrib juga lebih awal layaknya pergeseran waktu di Indonesia? Sama sekali tidak. Maghribnya jatuh pada pukul 20.30, atau bisa bergerak lebih larut mendekati pukul 21.00,” katanya, Rabu (14/04/2021).

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi ketika Australia mengalami puncak musim panas.

“Sudah waktu siangnya panjang, panasnya cuaca pun juga luar biasa kering, potensi dehidrasi tinggi, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan sepanjang siang. Dan cuaca panas kering sekali. Aktivitas di luar pun harus dikurangi atau disesuaikan sedemikian rupa,” ucapnya.

Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya itu juga menceritakan pengalamannya terkait kegiatan qiyamul lail (shalat di malam hari) saat Ramadan di Canberra. Ketika Ramadan berada di puncak musim panas, adzan Isya’ baru berkumandang sekitar pukul 22.00 dan rangkaian shalat tarawih baru bisa selesai sekitar pukul 23.00.

“Apalagi jika akhir pekan, biasanya mahasiswa seperti saya selalu diundang pada acara buka bersama plus tarawih berjamaah oleh komunitas Indonesia di Canberra. Mereka mulai dari diplomat yang sedang bertugas di Kedutaan Besar Indonesia di Canberra hingga perkumpulan keluarga mahasiswa sendiri,” terangnya.

Baca juga   Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Ia menambahkan bahwa jika tarawih berjamaah bersama komunitas Indonesia saja berakhir jelang jam 23:00, maka perjalanan sampai rumah sekitar setengah jam berikutnya. Kalau sudah begitu, dilema lalu muncul, jam kala itu sudah di atas 23:00, mau sahur sebelum tidur, perut masih terasa kenyang habis ritual makan bersama. Akhirnya diniatilah untuk sahur jam 03:00 dini hari seperti pada hari-hari kerja biasanya.

“Namun karena tidurnya terlalu larut, seringkali juga bangunnya telat. Akhirnya tidak sahur, padahal waktu puasa kian panjang, siang hari pun merasakan lapar dan haus yang sangat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa Prof Zaki itu mengungkapkan, jika suasana religius pun harus ia ciptakan sendiri. Bagaimana tidak, di Australia kaum muslim menjadi minoritas sehingga semua harus dikondisikan sendiri.

“Kita sendiri yang membuat ruang-ruang hidup kita religius atau tidak. Adzan? Kita sendiri mengondisikan lewat adzan digital di komputer atau gadget. Tilawah Alquran? Sama juga. Semua kita sendiri yang mengondisikan,” jelasnya.

Menurutnya, menjalani ibadah puasa Ramadan paling nikmat adalah di Indonesia. Sebab, waktu puasanya konstan, qiyamul lail bisa leluasa dan ruang publik yang mendukung karena semua menjadikannya religius.

“Lalu kita pun bisa hanyut dalam religiusitas ruang publik itu. Pikiran, perasaan, dan praktik perilaku kita terkondisikan dengan baik oleh religiusitas ruang publik selama Ramadan. Duh nikmatnya Ramadan di Indonesia,” ujarnya.

Prof Zaki pun teringat ayat dalam surah Ar-Rahman yang artinya ‘terhadap nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang engkau akan dustakan’. Menurutnya, semua itu oleh Alquran diajarkan kepada kita agar jangan pernah sembarangan terhadap nikmat Allah, dan jangan pernah menyepelekan setiap berkah sekecil apapun.

Baca juga   Sambutan KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah Pada Pengukuhan MUI Jatim 15 Februari 2021

“Sungguh nikmat yang luar biasa puasa di Indonesia. Masihkah kita akan menyia-nyiakan kesempatan dan nikmat puasa di Indonesia?,” pungkasnya. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

25/05/2026

Bulan Dzulhijjah bukan sekadar bulan pelaksanaan ibadah haji, melainkan juga menyimpan hari-hari yang sangat bersejarah...

Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

23/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Guna menyambut Hari Raya Idul Adha 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi...

MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

20/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat pengurus...

Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

19/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Musim haji tahun 2026 menghadirkan tantangan cuaca yang cukup berat bagi para...

MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

14/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Menanggapi rentetan kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang belakangan ini melibatkan oknum...

MUI Jatim: Hati-Hati Pilih Hewan Kurban, Perhatikan Syarat Sah Berikut Ini!

MUI Jatim: Hati-Hati Pilih Hewan Kurban, Perhatikan Syarat Sah Berikut Ini!

13/05/2026

Surabaya, MUI Jatim Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa...

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Mei 2026: Raih Berkah Dzulqa’dah dan Dzulhijjah

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Mei 2026: Raih Berkah Dzulqa’dah dan Dzulhijjah

04/05/2026

Surabaya, MUI Jatim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh umat Islam,...

Informasi Terbaru

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

Makna dan Sejarah Penamaan Hari Tarwiyah dan Arafah serta Keutamaannya

25/05/2026 - 11:09 WIB
Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

Jelang Idul Adha 2026, MUI Jatim Gembleng Takmir Masjid Lewat Pendekatan Fiqih dan Medis Veteriner

23/05/2026 - 18:44 WIB
MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

MUI Jatim Kebut Persiapan Pengukuhan dan Mukerda, Fokus Perkuat Konsep Islam Wasatiyah

20/05/2026 - 20:18 WIB
Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

Waspada Suhu 45 Derajat Celcius, Ini 5 Tips Jitu Jaga Kesehatan Jemaah Haji di Tanah Suci

19/05/2026 - 11:18 WIB
MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

MUI Jatim Desak Pemerintah: Tutup Lembaga Pendidikan yang Jadi Kedok Kejahatan Seksual!

14/05/2026 - 17:38 WIB

Tanya Ulama

Kirim pertanyaan anda seputar konsultasi syariah dan tanya jawab islam disini.

Konsultasi

Balut Filipina

Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Non Muslim

Pembayaran Sistem COD

Rabu Wekasan

Bersalaman dengan Ibu Guru

Fatwa MUI

Fatwa

Taushiyah DP MUI Provinsi Jawa Timur Tentang Etika Beraktivitas Sosial Budaya di Ruang Publik

31/07/2025
Fatwa

Fatwa No. 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg

13/07/2025
Fatwa

Hasil Ijtima’ Ulama MUI se-Jatim Ke-II 2024

10/02/2025
Fatwa

Fatwa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Politik Identitas

10/02/2025
Fatwa

Rilis 2 : Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa: Youtuber dan Selebgram Wajib Zakat

30/05/2024
MUI Jatim

Dapatkan informasi terbaru melalui:

Alamat

Jl. Raya Wisma Pagesangan No.204, Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60233

Email: info@muijatim.or.id

MUI Provinsi

  • MUI Pusat
  • MPU Aceh
  • MUI Sumatera Utara
  • MUI Sumatera Barat
  • MUI Lampung
  • MUI DKI Jakarta
  • MUI Jawa Barat
  • MUI Jawa Tengah
  • MUI Kalimantan Selatan
  • MUI Kalimantan Timur
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sejarah MUI Jawa Timur
    • Susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur 2025-2030
    • Pengurus KBL MUI
    • Pedoman Organisasi
  • Berita
  • Produk
    • LPPOM MUI
    • Sejarah MUI
    • DSN MUI
    • MUI TV
  • Fatwa
    • Kumpulan Fatwa MUI Jatim
    • Kumpulan Tausiyah
  • Info Halal
  • Bayan
  • Khutbah
  • Fiqih
  • Galeri
    • Video
    • Album
  • Halo MUI
    • Tanya Ulama
    • Tanya Jawab Islam

© 2020 MediatrustPR. All Right Reserved