Surabaya, MUI Jatim
Dalam momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah menegaskan bahwa Pancasila bukanlah agama, namun tidak bertentangan dengan ajaran agama mana pun, termasuk Islam.
“Pancasila memang bukan agama, tetapi nilai-nilai di dalamnya sangat sejalan dengan nilai-nilai agama, khususnya Islam,” ujar Kiai Mutawakkil, sapaan akrabnya, Sabtu (1/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa sila-sila dalam Pancasila mencerminkan nilai-nilai islami karena para perumus dasarnya banyak berasal dari kalangan ulama.
“Poin-poin dalam Pancasila itu sangat islami, karena konseptornya memang ulama-ulama. Bahkan Bung Karno sendiri menggali nilai-nilai Pancasila dari budaya bangsa yang sarat nilai agama dan mendapat banyak inspirasi dari para kiai,” terang Kiai Mutawakkil.
Menurutnya, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah menjadi sosok penting yang memberi kontribusi pemikiran terhadap dasar negara Indonesia.
“Pak Karno secara jujur mengakui, beliau banyak mendapat inspirasi tentang pondasi negara dari para kiai, terutama dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah,” tambahnya.












