Blitar – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur secara langsung mengawal jalannya Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Kota Blitar yang diselenggarakan di Ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar, pada Ahad (27/09/2026).
Kehadiran jajaran pimpinan MUI Jawa Timur pada agenda strategis ini diwakili langsung oleh Sekretaris Umum MUI Jatim, Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.Si., bersama Bendahara Umum MUI Jatim, H. Rasidi, S.E. Keduanya hadir untuk memantau serta memastikan proses regenerasi kepemimpinan dan permusyawaratan di tingkat daerah berjalan dengan lancar sesuai pedoman organisasi.
Dalam persidangan yang berlangsung khidmat, Musda XI akhirnya menetapkan kembali KH Abdil Karim Muhaimin sebagai pemegang amanah Ketua Umum MUI Kota Blitar untuk periode selanjutnya. Keputusan tersebut dicapai melalui Sidang Pleno IV dengan mekanisme musyawarah oleh tim formatur yang berjumlah 13 orang. Perwakilan dari Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur juga turut serta secara langsung mendampingi dan mengarahkan tim formatur dalam proses mufakat tersebut.
Dari sudut pandang dan evaluasi MUI Jawa Timur, terpilihnya kembali KH Abdil Karim merupakan bentuk kepercayaan mutlak atas keberhasilan kepemimpinannya pada masa khidmat 2021-2026. Hal ini sejalan dengan catatan MUI Jatim yang sebelumnya telah melakukan visitasi serta akreditasi administrasi terhadap MUI Kota Blitar, di mana hasilnya sangat memuaskan dengan raihan predikat baik.
Keberhasilan MUI Kota Blitar di bawah arahan KH Abdil Karim juga mendapat apresiasi dari pimpinan provinsi, terutama terkait perluasan struktur pengurus yang kini telah sukses menjangkau seluruh tingkatan kecamatan se-Kota Blitar. Selain itu, jalinan kemitraan dan komunikasi yang sangat baik dengan pemerintah daerah setempat membuahkan hasil berupa fasilitas sekretariat bersama yang amat representatif di kawasan Islamic Center, Jalan Kenari, Kelurahan Plosokerep.
Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, yang hadir membuka langsung jalannya Musda, juga memberikan pandangan yang seirama. Ia menilai kepemimpinan KH Abdil Karim selama lima tahun terakhir telah berhasil membawa MUI sebagai institusi yang menyejukkan masyarakat Kota Blitar.
Mas Ibin menitipkan pesan penting agar kepengurusan yang baru dikukuhkan ini dapat terus mempertahankan peran MUI di tengah dinamika masyarakat. Ia berharap MUI senantiasa menjadi peneduh umat, penjaga nilai-nilai moral, sekaligus mampu memberikan panduan keagamaan yang bijak, menyejukkan, serta solutif dalam merespons berbagai persoalan keumatan.
Sebagai perpanjangan tangan ulama di daerah, MUI Jawa Timur turut mencatat dan mengapresiasi berbagai program unggulan pelayanan umat yang telah direalisasikan secara nyata oleh MUI Kota Blitar. Program-program tersebut meliputi Silaturrahim Alim Ulama, MUI Goes to School, MUI Goes to Campus, Assalamualaikum MUI (Umat Bertanya MUI Menjawab), Mudarasatul Quran, santunan bagi alim ulama, serta program inovatif Silabama (Silaturrahim Bahagia Bersama Umat, Ulama, dan Umara).
Menerima kepercayaan dari tim formatur yang disaksikan langsung oleh pimpinan MUI Jawa Timur, KH Abdil Karim Muhaimin menyampaikan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada seluruh pihak. Ia secara khusus mengapresiasi Pemerintah Kota Blitar atas dukungan penuh dan fasilitasi yang diberikan selama ini. Ke depan, ia menegaskan komitmennya bahwa pengabdian MUI Kota Blitar akan terus diarahkan demi merawat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta berkhidmah seutuhnya untuk kepentingan umat, kemajuan Kota Blitar, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.












