SURABAYA, MUI Jatim – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Jawa Timur sukses menggelar perayaan Milad ke-31 yang bertempat di Gedung MUI Jatim Lantai 5, Surabaya, pada Rabu (16/9/2026). Mengusung tajuk Assuring Halal Building Trust, acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem jaminan produk halal di Jawa Timur.
Perayaan milad ini dirangkai dengan sejumlah agenda strategis, mulai dari Launching Halal Service Center Jawa Timur, Pengukuhan Sahabat Halal LPPOM Jawa Timur, penganugerahan Halal LPPOM Award, hingga sesi talk show yang mengangkat tema Halal untuk Obat Tradisional dan Suplemen. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan MUI Jawa Timur, pimpinan LPPOM Pusat dan Daerah, akademisi, serta para pelaku usaha industri halal.
Ketua Umum MUI Jatim, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A., dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan dan kedewasaan LPPOM di usianya yang ke-31 tahun. Ia menegaskan komitmen MUI Jatim untuk terus mendukung dan mengawal langkah-langkah strategis lembaga tersebut.
“Kolaborasi ke depan meskipun MUI dan LPPOM tidak ada kaitan secara struktural, tapi kaitan fungsional, moral, dan substantif itu harus tetap dijaga. Terus terang MUI itu terus memonitor karena memang LPPOM tetap pada standar dan standar itu tetap dipertahankan sampai sekarang,” tutur Prof. Halim dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur LPPOM Jawa Timur, Prof. Dewi Melani Haryadi, S.Si., M.Phil., Ph.D., Apt., menyoroti pentingnya jaminan keamanan dan kehalalan produk, khususnya di sektor obat tradisional. Ia menekankan kesiapan penuh LPPOM dalam memfasilitasi percepatan sertifikasi bagi para pelaku industri.
“Untuk pelaku usaha tidak perlu khawatir terkait dengan sertifikasi halal yang memang sudah dekat tenggat waktunya, karena LPPOM hadir sebagai one stop solution. Kita bisa melayani full service untuk pengajuan sertifikasi halal termasuk juga uji laboratoriumnya,” jelas Prof. Dewi.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki kekuatan besar sebagai penggerak pertumbuhan jamu dan industri herbal nasional, didukung oleh ketersediaan lahan pertanian yang luas dan terdata dengan baik.
Rangkaian peringatan Milad ke-31 LPPOM Jawa Timur ini ditutup dengan harapan besar agar sinergi yang telah terjalin dengan kuat dari berbagai pihak dapat terus berkembang. Inovasi dan peningkatan layanan ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat serta pelaku usaha dalam mewujudkan jaminan produk halal yang tepercaya dan berkelanjutan.











