Surabaya, MUIJatim.org – antara.org. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali resmi diterapkan pada 3-20 Juli 2021. Hal ini adalah upaya strategis pemerintah dalam menekan lonjakan kasus positif Covid-19 yang mengalami peningkatan luar biasa. KH Mutawakkil Alallah, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyampaikan dukungannya atas langkah tegas yang diambil pemerintah.
“Kami MUI Jawa Timur sangat memahami dan mendukung langkah pemerintah karena PPKM Darurat merupakan ikhtiar dalam menekan kasus positif Covid-19 yang melonjak tajam. Serta upaya tersebut merupakan kewajiban mendesak yang harus diambil negara dalam rangka menjaga keselamatan jiwa warganya yang dalam terminology agama disebut al dlaruriyatu khamsah meliputi hifdzul nafs (menjaga jiwa), hifdzul nasab (menjaga keberlangsungan keturunan), hifdzul din (menjaga agama), hifdzul aql (menjaga akal), dan hifdzul mal (menjaga harta),” kata Kiai Mutawakkil, Ahad (04/07/2021).
Oleh karena itu, MUI Jawa Timur memohon kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi segala aturan yang berlaku saat PPKM.
“Umat Islam kami mohon agar melaksanakan kegiatan-kegiatan di rumah saja kecuali jika keadaaan darurat. Seperti halnya melaksanakan shalat di rumah berjamaah dengan anggota keluarga saja. Hal itu tidak akan mengurangi keutamaan amaliah ibadah yang dilakukan,” ujarnya.
Kiai Mutawakkil mengajak masyarakat untuk mendoakan para dokter, tenaga kesehatan, TNI, Polri, serta pasien Covid-19 yang sedang berjuang melawan virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut.
“Mudah-mudahan mereka diberi keselamatan dan dilindungi oleh Allah,” ungkapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong tersebut juga mengajak masyarakat agar memperbanyak doa dan dzikir agar pandemi ini segera berakhir.
“Selain menjalankan protokol kesehatan 5M, mari kita perbanyak doa dan dzikir agar Allah segera mengangkat virus ini dari negara kita,” pungkasnya.
Salah satu doa yang bisa dibaca sebagai berikut :
اللهم صل علی سيدنا محمد صلاة تدفع بها عنا الطعن والطاعون يا من إذا أراد شيئا ان يقول له کن فيکون و على اله وصحبه و سلم
Shalawat Lidaf’il Bala’ itu dibaca dengan harapan terhindar dari penyakit menular.
(infokom/muijatim)












