Surabaya, MUI Jatim
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur akan meluncurkan buku saku Fikih Reproduksi yang disusun bersama Komisi Fatwa MUI Jatim dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Surabaya. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan panduan komprehensif yang menjembatani tuntunan agama dengan persoalan kesehatan reproduksi.
Ketua Umum MUI Jatim, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, dalam pengantarnya menegaskan bahwa MUI memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk mendampingi masyarakat di tengah dinamika kehidupan modern.
“Segala persoalan yang muncul, baik dalam ranah keagamaan maupun sosial, merupakan bagian dari atensi MUI Jawa Timur,” ujarnya, Kamis (18/09/2025).
Buku saku ini, lanjutnya, hadir menjawab kebutuhan mendesak umat, khususnya dalam bidang persalinan. Di dalamnya tidak hanya terdapat tuntunan ibadah bagi ibu hamil, tetapi juga penjelasan atas problem klasik seputar kandungan serta solusi bagi persoalan kontemporer yang kerap muncul di masyarakat.
“Dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini menyajikan pembahasan komprehensif yang sangat dibutuhkan dalam dunia persalinan,” ungkap KH. Mutawakkil
Ia menambahkan, sinergi antara ulama dan dokter yang melahirkan buku ini merupakan bukti nyata bahwa agama hadir dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pada saat-saat krusial menjelang, saat, dan setelah proses kelahiran. Panduan ini juga dilengkapi dengan amalan-amalan spiritual yang relevan untuk menguatkan ibu hamil dan keluarganya.
“Ruang kosong yang sebelumnya belum banyak terisi dalam dunia kesehatan kini telah terjawab melalui buku ini. Fatwa yang dibingkai dalam bahasa ilmu kedokteran sekaligus fikih adalah wujud nyata sinergi antara ulama dan dokter,” tegasnya
MUI Jatim berharap buku ini memberikan manfaat luas bagi umat Islam, menjadi pedoman bagi keluarga muslim dalam menjalani kesehatan reproduksi, serta memperkuat keyakinan bahwa agama senantiasa hadir dalam berbagai dimensi kehidupan.












